Ibu Perlu Apresiasi dari Orang Terdekat
Rabu, 23 Des 2020, 21:27 WIBSetiap Hari Ibu, 22 Desember, banyak orang mengungkapkan apresiasinya kepada wanita yang melahirkan. Seorang ibu memang pantas mendapat pujian karena pengorbanannya.
Menurut psikolog anak dan keluarga, Samanta Ananta M.Psi, kadangkala seorang ibu merasa sering payah dalam mengurus rumah tangga dan kurang diapresiasi anak. Namun demikian, ada dua kemungkinan seorang ibu merasa kurang diapresiasi. Keluarganya kurang mengapresiasi atau ibu tidak merasakan adanya apresiasi dari orang terdekat.
"Kalau anak sedang menggambar aktivitas ibunya sebenarnya sedang memberikan rasa cinta kepada jasa-jasa ibu," ujar dia dalam webinar berjudul "Lotte Choco Pie Mamaku Online Fan Gathering Apresiasi untuk Para Moms" Sabtu (19/12).
Samanta menambahkan, seorang ibu yang kurang diapresiasi menyebabkan merasa sendirian. Mereka bisa sedih, frustrasi, dan kecewa. Jika tekanan bertambah seperti saat pandemi Covid-19 seperti sekarang bisa menyebabkan depresi.
Lebih juah dikatakan apresiasi dapat diberikan oleh siapa saja, baik pasangan, anak, atau kerabat. Bentuknya juga beragam, seperti ungkapan cinta, kata-kata penyemangat, hingga hadiah. Dengan cara ini, seorang ibu termotivasi menjalankan perannya dengan lebih baik.
"Apresiasi membuat seorang ibu merasa lebih bahagia sehingga berdampak positif pada hubungan keluarga," ungkapnya.
Untuk mencegah risiko-risiko yang mungkin timbul karena kurangnya apresiasi, ibu perlu mengetahui cara meningkatkan apresiasi. Jika memang pasangan dan anak tidak dapat memberikan apresiasi seperti yang diharapkan seorang ibu dapat melakukannya sendiri.
Dengan memeluk diri sendiri dan menyebutkan kalimat-kalimat positif, seperti ucapan terima kasih, semangat, hingga rasa bangga terhadap diri sendiri. Ekpresi tersebut juga dapat dilakukan melalui tulisan atau kesenian seperti kegiatan menggambar dan mewarnai.
"Tapi cara yang paling ampuh dalam memberikan perasaan diapresiasi kepada ibu tetap berupa ungkapan terima kasih serta penghargaan dari pasangan dan anak-anaknya," kata Samanta.
Sementara itu, Marketing Manager Lotte Choco Pie, Ingen Ate Malem mengatakan, Hari Ibu merupakan momen tepat untuk mengingatkan keluarga Indonesia akan pentingnya premium bonding moment.
"Oleh karenanya tahun ini kami kembali memperingati dengan mengadakan berbagai aktivitas menarik yang melibatkan ibu dan anak. Kami berharap acara ini dapat memberikan semangat kepada para ibu untuk tetap menjaga momen-momen berharga bersama anak dan keluarga di tengah situasi dan kondisi yang terjadi sekarang ini," ujar dia. Hay/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Haryo Brono
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.