Momentum Juventus Menekuk Barca
Rabu, 28 Okt 2020, 12:35 WIBTURIN - Juventus akan menjamu Barcelona pada pertandingan grup G Liga Champions di Turin, Kamis (29/10) dini hari WIB. Laga itu menjadi ulangan final 2015.
Virus korona membatalkan reuni yang sangat dinanti antara megabintang Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Meski demikian, laga itu masih akan menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk unjuk kemampuan. Sementara pelatih dari kedua tim yang merupakan mantan pemain legendaris ingin membuktikan diri mereka saat menukangi klub.
Laga itu akan menjadi pertandingan Liga Champions ke-200 Juventus dan kemenangan akan membuat mereka menjadi tim Italia pertama yang mencatatkan 100 kemenangan dalam kompetisi antarklub paling elite di eropa. Kedua catatan itu akan menjadi hal yang membanggakan jika diarih saat melawan tim seperti Barcelona.
Andrea Pirlo tidak perlu diingatkan tentang pertarungan terakhirnya melawan Blaugrana. Itu juga merupakan penampilan terakhirnya dalam balutan kostum Juventus saat Barcelona mengalahkan raksasa Italia itu di final Liga Champions 2015.
Sekarang pemain pemenang Piala Dunia ada di ruang ganti Juventus dan mempersiapkan tim untuk pertandingan kandang Liga Champions pertamanya sebagai pelatih. Dia melakukannya dengan pertanyaan sudah diajukan kepadanya.
Penunjukan Pirlo adalah hal yang mengejutkan mengingat dia baru saja mengambil alih posisi sebagai pelatih Juve U-23 beberapa hari sebelumnya. Selain itu, hasil serta penampilan tim sejauh ini belum sepenuhnya meyakinkan. Juara Serie A yang mengincar gelar ke-10 berturut-turut itu saat ini hanya duduk di urutan kelima klasemen setelah lima pertandingan.
Bianconeri juga tidak sepenuhnya meyakinkan pada laga pertama penyisihan grup Liga Champions musm ini, meskipun gol di babak kedua dari Alvaro Morata membuat langkah mereka di Grup G mereka dimulai dengan kemenangan tandang atas Dynamo Kiev.
"Barcelona? Itu tidak membuat saya khawatir, itu adalah dua pertandingan yang berbeda," ujar Pirlo setelah hasil imbang 1-1 melawan Hellas Verona. "Verona bermain berbeda dari Barcelona, melawan tim yang bermain seperti ini kami harus mempersiapkan diri dengan cara berbeda," sambungnya.
Absennya Ronaldo karena terinfeksi virus korona membuat dirinya tidak bisa membantu perjuangan tim. Pemenang Ballon d'Or lima kali itu akan menjalani tes 24 jam sebelum kickoff untuk menentukan ketersediaannya untuk pertandingan kali ini.
"Kami merindukannya sekarang, tentu saja," ujar rekan setimnya asal Kolombia Juan Cuadrado. "Dia seorang juara. Dalam pertandingan yang sangat sulit ini, kekuatannya, mentalitasnya, dan keinginannya terlihat jelas,"sambungnya.
Juve akan berharap untuk memastikan tempat mereka di babak sistem gugur sekali lagi. Dua laga melawan Barca kemungkinan akan menentukan tempat pertama dan kedua, dan kemudian rute yang lebih mudah untuk melalui babak sistem gugur.
Raksasa Italia telah memenangkan empat pertandingan kandang terakhir Liga Champions dan hanya kalah empat dari 42 pertandingan Eropa mereka di Stadion Allianz, meskipun tiga di antaranya terjadi dalam 10 pertandingan terakhir.
Ujian Berat
Tuan rumah mungkin merasa ini adalah waktu terbaik untuk menghadapi tim Barcelona yang masih belum pulih dari musim 2019-20 yang penuh gejolak di dalam dan di luar lapangan.
Pelatih baru Ronald Koeman awalnya tampak telah memantapkan posisi dengan mengalahkan Villarreal dan Celta Vigo dengan skor agregat 7-0 dalam dua pertandingan pertamanya sebagai pelatih, tetapi krisis dengan cepat melanda klub sekali lagi sejak itu.
Di tengah latar belakang perbincangan gaji dan ruang ganti, Barca hanya meraih satu poin dari tiga pertandingan La Liga berikutnya, termasuk kekalahan beruntun dari Getafe dan Real Madrid dalam laga El Clasico di Camp Nou akhir pekan kemarin.
Barca tidak pernah menang tandang melawan Juventus, meskipun rekor keseluruhan mereka melawan tim-tim Italia jauh lebih mengesankan. Tidak ada kekalahan dalam enam pertandingan terakhir melawan tim Italia dan hanya dua kekalahan dari 18 pertandingan terakhir.
Sementara itu, dua hari sebelum Barcelona akan menghadapi Juventus di Liga Champions pada pertandingan terberat mereka di Grup G, klub Catalan itu masih mengeluhkan satu hal dari kekalahan di tangan Real Madrid di El Clasico. Keluhan Barca itu adalah VAR.
Tidak ada pembicaraan tentang kurangnya kreativitas Barca. Madrid sebagai tim tamu memiliki lebih banyak tembakan ke arah gawang di Camp Nou. Tidak ada juga komentar tentang situasi yang memungkinkan lawan melaju menuju kemenangan telak pada setengah jam terakhir. ben/AFP/S-2
Perkiraan Formasi
Juventus 3-4-1-2
Szczesny
Demiral, Bonucci, Danilo
Chiesa, Bentancur, Rabiot, Cuadrado
Ramsey
Dybala, Morata
Barcelona 4-2-3-1
Neto
Dest, Araujo, Lenglet, Alba
Pjanic, De Jong
Dembele, Messi, Fati
Griezmann
Redaktur: Sriyono
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.