Seekor Panda Raksasa Mati karena Epilepsi di Pusat Penelitian Tiongkok

Jumat, 11 Sep 2020, 20:14 WIB

CHENGDU- Seekor panda raksasa bernama "Lei Lei" mati akibat epilepsi pada Rabu (9/9) dalam usia sekitar 31 tahun, kata Pusat Penangkaran dan Penelitian Panda Raksasa Tiongkok pada Jumat (11/9).

Pusat tersebut, yang terletak di Provinsi Sichuan, China barat daya, mengatakan bahwa sejak September Lei Lei telah kehilangan kemampuan untuk beraktivitas dan membutuhkan bantuan dalam mengonsumsi makanan, yang pada akhirnya membuat kondisinya semakin lemah.

Penyakit Lei Lei disebabkan oleh efek gabungan dari epilepsi dan penyakit pikun, imbuh pusat itu.

Para ahli dan dokter hewan terus merawat Lei Lei, sementara para staf di pusat tersebut bertugas sepanjang waktu untuk menjaganya. Namun, kejang-kejang yang dialami Lei Lei mengakibatkan gagal napas yang kemudian berujung pada kematiannya.

Lei Lei diselamatkan di alam liar pada 1992. Dia diperkirakan lahir pada 1989 dan telah melahirkan lima ekor panda selama hidupnya.Ant/P-4

Redaktur: Khairil Huda

Penulis: Tim Koran Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.