Tingkatkan Kolaborasi Penelitian Internasional

Kamis, 04 Jun 2020, 06:00 WIB

JAKARTA - Pandemi Covid-19 lebih dari sekadar krisis kesehatan sehingga perlu aksi multilateral dalam mengatasinya. Untuk itu, kebijakan luar negeri terkait dengan kolaborasi internasional dalam penelitian dan inovasi Covid-19 perlu ditingkatkan.

"Pandemi Covid-19 menjadi tantangan sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional," kata Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Laksana Tri Handoko, dalam webinar bertema Ambassador Talks with Scientist: Diplomacy in the Time of Pandemic, di Jakarta, Rabu (3/6).

Ket. Foto: PENELITIAN COVID-19 - Kepala LIPI, Laksana Tri Handoko, dalam webinar, di Jakarta, Rabu (3/6). Kebijakan luar negeri terkait dengan kolaborasi internasional dalam penelitian dan inovasi Covid-19 perlu ditingkatkan. — Sumber: KORAN JAKARTA/MUHAMAD MARUP

Handoko menyebut diplomasi sains memiliki peran penting dalam memadukan kontribusi ilmu pengetahuan dengan kebijakan luar negeri. Adapun kolaborasi internasional tersebut melibatkan komunitas ilmiah, pemerintah, dan sektor swasta khususnya merespons krisis kesehatan global dengan basis ilmu pengetahuan. Ia menilai diplomasi sains juga dapat membuka wadah berbagi pengalaman antarnegara terkait penanganan pandemi Covid-19. Pengalaman negara yang telah berhasil mengatasi pandemi bisa jadi masukan teknis maupun kebijakan bagi negara yang masih membutuhkan.

"Kolaborasi dan kerja sama global antarnegara di dunia menjadi semakin penting baik dalam penyediaan sarana kesehatan hingga riset bersama terkait Covid-19," jelasnya.

Hasil Riset

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI, Agus Haryono, menjelaskan pihaknya terus berkontribusi mengatasi masalah pandemi Covid-19. Beberapa hasil penelitian yang tengah dikembangkan para peniliti LIPI, antara lain deteksi Covid-19 menggunakan metode reverse transcription loop-mediated isothermal amplification (RT-LAMP), minuman kesehatan fermentasi dari jambu biji merah, dan masker kain disinfektor lapis tembaga anti Covid-19.

"LIPI bersama para penelitinya terus bekerja melakukan penelitian dan pengembangan dalam rangka mencari solusi untuk penanganan wabah Covid-19," ucapnya.

ruf/N-3

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Muhamad Ma'rup

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.