Penghentian NBA Selama 30 Hari

Sabtu, 14 Mar 2020, 01:00 WIB

JAKARTA - Penghentian kompetisi bola basket profesional NBA akibat pandemi virus korona kemungkinan berlangsung sampai paling tidak 30 hari, kata Komisioner NBA Adam Silver, Jumat (13/3). Dengan demikian NBA berhenti sampai bulan terakhir musim reguler.

"Yang kami putusan hari ini adalah penundaan ini kemungkinan besar paling sedikit 30 hari," kata Silber dalam program "Inside The NBA" pada saluran televisi TNT.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

NBA sudah menunda kompetisi ini Rabu setelah center Utah Jazz Rudy Gobert positif tertular COVID-19, yang kemudian diikuti pemain Jazz lainnya, Donovan Mitchell. Musim reguler dijadwalkan berakhir pada 15 April, sedangkan playoff mulai pada 18 April.

Setelah 30 hari, kata Silver, "pertanyaannya menjadi apakah ada protokol, dengan atau tanpa penonton, di mana kami bisa melanjutkan permainan." Rabu lalu para pejabat liga berbicara dengan tim-tim NBA guna mendapatkan pandangan mereka mengenai kemungkinan bermain tanpa penonton atau ditunda. Namun semua itu berubah setelah seorang pemain Jazz tertular COVID-19.

Untuk saat ini, para pemain NBA diperintahkan untuk tetap berada di kota tim asal mereka sampai Senin pekan depan. Setelah Gobert, Donovan Mitchell menjadi pemain kedua klub basket Utah Jazz yang dites positif terkena virus korona.

Tim NBA memastikan kabar itu di Amerika Serikat, Kamis pagi waktu setempat bahwa pemain kedua Jazz dites positif terkena virus itu namun tidak menyebutkan nama si pemain.

Guard All-Star ini kemudian membenarkan laporan itu lewat akun media sosialnya. Menurut laporan ESPN, "Para pemain Jazz diam-diam sudah mengatakan bahwa Rudy Gobert sudah khawatir menyentuh pemain dan barang-barangnya di ruang ganti. Kini, seorang sesama pemain Jazz dites positif." Ant/S-1

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.