Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis

WHO Terus Perangi Penyakit Endemik Visceral Leishmaniasis

Foto : AA

Ilustrasi.

A   A   A   Pengaturan Font

Penyakit ini menyerang beberapa orang termiskin di dunia dan dikaitkan dengan kekurangan gizi, kondisi tempat tinggal yang buruk, dan mereka dengan sistem kekebalan yang lemah.

Secara umum, orang dengan leishmaniasis akan mengalami pembengkakan organ dalam, penurunan berat badan, menimbulkan borok di kulit, hingga kerusakan di jaringan mukosa. Pada kasus yang lebih parah dengan komplikasi, leishmaniasis dapat menyebabkan pembengkakan organ dalam.

Komplikasi yang lebih berat dapat terjadi ketika pembengkakan menyerang saluran napas, seperti bagian hidung, dan tenggorokan. Kondisi ini bisa menyebabkan menyempitnya saluran napas dan berisiko kematian.

"Selama 9 tahun terakhir, AmBisome, yang disumbangkan oleh Gilead Sciences, telah membawa negara-negara endemik, terutama di Wilayah Asia Tenggara di ambang menghilangkan visceral leishmaniasis sebagai masalah kesehatan masyarakat, penyakit yang ditakuti, dikenal dengan potensi kematian yang tinggi," ujar Tereza Kasaeva, Asisten Direktur Jenderal di Universal Health Coverage/Communicable & Noncommunicable Diseases WHO.

Melansir laman WHO, kolaborasi jangka panjang dengan Gilead Sciences telah berhasil mengurangi morbiditas visceral leishmaniasis di Asia Tenggara hingga 82 persen. Kolaborasi keduanya juga berhasil menurunkan kasus kematian akibat visceral leishmaniasis hingga 95 persen di wilayah yang sama.
Halaman Selanjutnya....


Editor : Fiter Bagus
Penulis : Suliana

Komentar

Komentar
()

Top