Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis
Operasi Moneter | BI Diproyeksikan Naikkan Bunga Acuan pada Semester II-2022

Waspadai Inflasi Tinggi

Foto : ISTIMEWA
A   A   A   Pengaturan Font

Kalau BI terlalu lambat menaikkan suku bunga acuan, inflasi berisiko tumbuh terlalu tinggi.

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) diharapkan jangan terlalu lamban memulai pengetatan kebijakan moneter melalui instrumen kenaikan suku bunga acuan. Sebab, jika terlambat mengambil keputusan tersebut, akan mengancam stabilitas rupiah dan memicu inflasi tinggi.

Ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Universitas Indonesia, Teuku Riefky, mengatakan BI perlu memperhatikan "timing" dalam meningkatkan suku bunga acuan BI 7 Days Repo Rate.

"Jangan sampai BI menaikkan suku bunga terlalu cepat atau terlalu lambat. Jadi, "timing" ini perlu sangat diperhatikan," kata Riefky, Jumat pekan lalu.

Dia mengatakan apabila BI menaikkan suku bunga acuan terlalu cepat, proses pemulihan ekonomi dari dampak Covid-19 yang saat ini terjadi dapat terganggu.

"Kalau terlalu lambat, ini akan memiliki risiko inflasinya akan tumbuh terlalu tinggi," katanya.
Halaman Selanjutnya....


Redaktur : Muchamad Ismail
Penulis : Muchamad Ismail, Antara

Komentar

Komentar
()

Top