Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Vaksin Pfizer untuk Jabodetabek

📅 Senin, 23 Agu 2021, 01:09 WIB | Oleh:
Vaksin Pfizer untuk Jabodetabek Doc: Koran Jakarta/Muhamad Marup
Ket. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Widyawati

JAKARTA - Vaksin Pfizer dengan merek Comirnaty untuk masyarakat umum yang belum menerima vaksin Covid-19 secara gratis. Pada tahap awal, vaksin ini didistribusikan untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, Tanggerang Selatan, dan Bekasi (Jabodetabek). Demikian disampaikan Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kemenkes, Widyawati, di Jakarta, Minggu (22/8).

"Prioritas pemberian untuk wilayah Jabodetabek karena sistem logistik yang kompleks dibanding jenis vaksin lainnya," ujar Widyawati. Dia menyebut, vaksin Pfizer membutuhkan penanganan dan penyimpanan khusus dan harus segera digunakan.

Widyawati menjelaskan, secara spesifikasi vaksin ini harus disimpan khusus di dalam tempat dengan suhu sangat rendah antara -90 hingga -60 derajat Celcius. Vaksin tersebut harus disiapkan oleh petugas kesehatan yang sudah dilatih menggunakan teknik tertentu dalam menangani rantai dingin.

"Ini termasuk cara mencairkan dan mengencerkan vaksin sebelum disuntikkan," imbuhnya.
Sebagai informasi, sebanyak 1.560.780 dosis vaksin Pfizer tiba di Indonesia Kamis lalu melalui skema pembelian langsung. Secara bertahap, 50 juta vaksin Pfizer akan tiba di Indonesia tahun ini melalui skema tersebut.

Jamin Keamanan

Jumlah tersebut tidak termasuk vaksin Pfizer yang akan didapatkan secara gratis melalui skema GAVI/Covax sebesar 4,6 juta dosis dalam beberapa pekan ke depan. Vaksin Pfizer telah memperoleh Emergency Use Authorization (EUA) dari BPOM pada 14 Juli 2021, sehingga bisa langsung disuntikkan kepada masyarakat.

Widyawati menekankan, meski terdapat beberapa jenis vaksin di Indonesia, jangan pilih-pilih vaksin. Pemerintah sudah menjamin keamanan dan khasiat vaksin Covid-19 yang digunakan saat ini. "Kembali saya tekankan, jangan pilih-pilih vaksin. Semuanya aman dan berkhasiat. Segera lakukan vaksinasi," tandas Widyawati.

Sementara itu, Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Zubairi Djoerban menegaskan, vaksin tidak bisa mencegah infeksi, sehingga beberapa negara masih mengalami lonjakan kasus. Tapi, vaksin bisa mencegah keparahan gejala termasuk kematian jika penerimanya terinfeksi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Matt Damon Beri Update 'Jason Bourne 6'

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Matt Damon Beri Update  'Ja...
Pemkot Bogor Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026

Pemkot Bogor Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026

18 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.