Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis

Umur Panjang Ditentukan oleh Genetik atau Gaya Hidup? Ini Jawabannya

Foto : ANTARA/Novrian Arbi

Warga lanjut usia memeriksa kesehatan saat mengikuti Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2019 di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Bandung, Jawa Barat, Selasa (9/7/2019).

A   A   A   Pengaturan Font

Kualitas kesehatan dan panjangnya umur tetap ditentukan oleh gaya hidup. Bahkan, ketika kita memiliki gen yang meningkatkan risiko berbagai penyakit.

Rais Reskiawan, Universitas Hasanuddin

Nir Barzilai, Direktur Institute of Aging Research di Albert Einstein College of Medicine di Amerika Serikat (AS), bertemu dengan Helen (100 tahun), salah satu subjek penelitiannya untuk mengungkap rahasia umur panjang. Ketika Helen membuka pintu apartemennya, Nir terkejut melihat kepulan asap rokok.

Dengan heran, Nir bertanya, "Apakah tidak ada dokter yang memberitahumu untuk tidak merokok?" Setengah bercanda, Helen menjawab, "Sudah ada empat orang dokter yang melarangku merokok, tetapi mereka sudah lebih dulu meninggalkan dunia ini."

Helen adalah salah satu dari lebih dari 700 centenarian (orang yang berusia lebih dari 100 tahun) yang menjadi responden penelitian Nir Barzilai. Menariknya, mayoritas para centenarian ini tampaknya tidak menjalankan gaya hidup yang sehat. Lebih dari setengah dari mereka memiliki kelebihan berat badan, merokok, dan memiliki aktivitas fisik yang terbatas.

Meskipun demikian, mereka tetap berumur 20-30 tahun lebih panjang (lifespan) dan juga sehat (healthspan) dibandingkan populasi umumnya yang rata-rata berumur 73 tahun. Para centenarian sepertinya dianguerahi gen tertentu yang membuat mereka memiliki kekebalan alami terhadap gaya hidup yang tidak sehat.
Halaman Selanjutnya....


Redaktur : -
Penulis : -

Komentar

Komentar
()

Top