Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis

Ukraina Terus Digempur! Rusia Porak-porandakan Militer Ukraina Lewat Serangan Mematikan

Foto : REUTERS/Alexander Ermochenko

Rusia Luncurkan Serangan Massal yang Menargetkan Militer Ukraina.

A   A   A   Pengaturan Font

Rusia luncurkan serangan massal yang menargetkan militer Ukraina pada Senin (18/4). Serangan bertubi-tubi itu disinyalir menggunakan serangan udara, tembakan rudal, artileri dan sistem pertahanan.

Serangan itu dikonfirmasi oleh Kementerian Pertahanan Rusia yang mengemukakan rudal yang diluncurkan dari udara berhasil menghancurkan 16 fasilitas militer di Ukraina semalam, di antaranya termasuk lima pos komando, satu depot bahan bakar dan tiga gudang amunisi, serta baju besi dan pasukan Ukraina.

Dilansir dari Reuters, pasukan Rusia dilaporkan melancarkan serangan terhadap 108 daerah yang menjadi pusat pasukan Ukraina berada. Serangan itu terjadi di wilayah Kharkiv, Zaporizhzhia, Donetsk dan Dnipropetrovsk dan di pelabuhan Mykolayiv.

Di daerah lain, Kementerian Pertahanan Rusia juga mengklaim telah menghancurkan 12 drone dan tank Ukraina menggunakan rudal Iskander untuk menghancurkan empat depot senjata di wilayah Luhansk, Vinnytsia dan Donetsk.

Tidak hanya itu, Serangan Rusia kata Kementerian Pertahanan menyasar 315 militer Ukraina pada waktu yang sama. Sistem pertahanan Rusia juga mengklaim sukses menjatuhkan tiga helikopter milik militer Ukraina, dua pesawat tempur MiG-29 dan satu pesawat SU-25.

Rusia yang telah memulai invasi ke Ukraina pada 24 Februari semakin berkomitmen untuk melanjutkan apa yang mereka klaim sebagai "operasi militer khusus" untuk melakukan demiliterisasi Ukraina dan membasmi apa yang Rusia sebut orang-orang nasionalis berbahaya.

Saat ini, pasukan Rusia telah difokuskan untuk mengambil kembali penuh atas kota pelabuhan Mariupol, Ukraina yang telah dikepungnya selama berminggu-minggu.

Pada Sabtu (16/4), Rusia mengklaim telah memiliki kendali atas daerah perkotaan Mariupol dengan beberapa pejuang Ukraina berada di kawasan pabrik baja Azovstal yang menghadap ke laut Azov.

Menguasai Mariupol yang merupakan pelabuhan utama di wilayah Donbas dikatakan Rusia akan menjadi hadiah strategis bagi negara yang dipimpin oleh Vladimir Putin tersebut.

Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal mengatakan pasukan di pelabuhan Mariupol masih berjuang pada Minggu (17/4), meskipun ada permintaan Rusia untuk menyerah dengan fajar.


Editor : Fiter Bagus
Penulis : Suliana

Komentar

Komentar
()

Top