Nasional Mondial Ekonomi Daerah Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis

Transformasi Kartini Masa Kini: Kisah Sukses 3 "Kartini" Hebat di Amerika Serikat

Foto : Dok KJRI San Francisco
A   A   A   Pengaturan Font

Perjalanan menuju posisi bergengsi di Boeing juga bukan perjalanan tanpa liku. Ia pernah menjajal berbagai pekerjaan tanpa kenal malu dan lelah, seperti bersih-bersih rumah, mengajar, hingga menjadi asisten di laboratorium komputer. "Saya sendiri mulanya hanya sebagai pegawai kontrak 3 bulan," ucap dia.

Perempuan tamatan S2 University of Phoenix Arizona tersebut terus membuktikan ia bisa bekerja dengan baik. Pada 2008 akhirnya ia diterima sebagai pegawai tetap sebagai Integrated Schedules Specialist di tim 747/767 Boeing. Hanya perlu kurang dari 11 tahun yaitu pada Februari 2019, Vero akhirnya mendapatkan posisi bergengsi sebagai Manajer Senior di perusahaan penerbangan terbesar di dunia tersebut.

Bagi Veronika, belajar dari perjalanan hidupnya yang keras mengantarkannya pada posisinya sekarang ini. Kunci kesuksesannya adalah kerja keras dan komitmen pada tujuan yang ingin dicapai. "Hidup ini keras, maka kita harus lebih keras lagi untuk bisa mengatasinya," ujar dia.

Pengalaman hidupnya sebagai penyintas kanker pankreas dan menghadapi berbagai stigma negatif sebagai "orang Asia" dan perlakuan diskriminatif sebagai seorang perempuan di tengah jenis pekerjaan yang didominasi kaum pria, juga pernah dialaminya. Namun semua itu tak pernah membuatnya jatuh. Ia justru buktikan dengan komitmen, kerja keras dan karya nyata.

Kesuksesan karir tidak lantas membuatnya tidak peka terhadap isu-isu sosial dan kemanusiaan. Ibu yang suaminya berkebangsaan AS dan memiliki tiga anak ini, aktif dalam mengkampanyekan kesetaraan, kegiatan advokasi, keberagaman dan inklusivitas di Boeing.
Halaman Selanjutnya....


Redaktur : Ilham Sudrajat
Penulis : Ilham Sudrajat

Komentar

Komentar
()

Top