Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis

Tiongkok Ingin Ambil Peran Perbaiki Hubungan Iran dan Pakistan

Foto : ANTARA/Desca Lidya Natalia

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin saat menyampaikan keterangan kepada media di Beijing, pada Senin (22/1/2023).

A   A   A   Pengaturan Font

Beijing - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin mengatakan Tiongkok ingin mengambil peran konstruktif dalam upaya memperbaiki hubungan Iran dan Pakistan.

"Kami ingin terus memainkan peran positif dan konstruktif dalam memperbaiki hubungan antara Iran dan Pakistan berdasarkan kebutuhan kedua negara," kata Wang Wenbin saat menyampaikan keterangan kepada media di Beijing, Senin.

Hubungan kedua negara merenggang karena Garda Revolusi Iran menembakkan rudal balistik dan droneterhadappangkalan kelompok militan Sunni, Jaish ul-Adldi Balochistan, provinsi paling barat Pakistan, pada Selasa (16/1).

Kelompok itu diklaim Teheran telahbeberapa kali menyerang pasukan Iran antara lain untuk menyuarakan kemerdekaan daerah Balochistan.

Sebagai balasannya, Islamabad telah memanggil kembali duta besarnya pada Rabu (17/1) dan menangguhkan kunjungan tingkat tinggi ke Teheran.

Kemudian pada Rabu-Kamis (18-19 Januari) Pakistan dilaporkan membalas serangan Iran di Provinsi Balochistan di wilayah Iran. Iran dan Pakistan sama-sama memiliki provinsi bernama Balochistan yang berada di perbatasan kedua negara.

"Tiongkok memelihara komunikasi yang erat dengan Iran dan Pakistan," tambah Wang Wenbin.

Pada Minggu (21/1), Wakil Menteri Luar Negeri Tiongkok Ma Zhaoxu melakukan panggilan telepon dengan Wakil Menteri Luar Negeri Iran Ali Bagheri Kani. Keduanya bertukar pandangan mengenai hubungan bilateral dan isu-isu regional dan internasional yang menjadi kepentingan dan perhatian bersama.

"Saya ingin menekankan bahwa Iran dan Pakistan adalah tetangga yang bersahabat dan keduanya adalah teman baik Tiongkok," tambah Wang Wenbin.

Wang Wenbing menyebut Pemerintah Tiongkok berkomitmen untuk menegakkan perdamaian dan stabilitas regional dan internasional.

"Kami juga mendukung Iran dan Pakistan untuk terus menjembatani perbedaan melalui dialog dan konsultasi," katanya.

Pemerintah Pakistan menyebut serangan Iran sebagai pelanggaran ruang udara negaranya, dan menewaskan dua warga yang masih anak-anak.

Namun, Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian dalam acara Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, menyatakan bahwa hanya para militan yang terkena serangan.

Amirabdollahian juga dilaporkan sudah menelepon Menteri Luar Negeri Pakistan Jalil Abbas Jilanidimana dia menekankan penghormatan Pemerintah Iran terhadap kedaulatan Pakistan.


Redaktur : Marcellus Widiarto
Penulis : Antara

Komentar

Komentar
()

Top