Kawal Pemilu Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis

Tim SAR Kembali Temukan Kerangka Manusia di Lokasi Longsor Sate Sinta

Foto : antarafoto

Evakuasi korban longsor

A   A   A   Pengaturan Font

Tim SAR gabungan menemukan kerangka manusia diduga korban gempa disertai longsor yang tertimbun sejak empat bulan yang lalu, di lokasi Sate Sinta-Cijedil, Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat, Minggu (26/3). Penemuan itu membuat total korban yang berhasil ditemukan setelah gempa 5.6 magnitudo Cianjur, menjadi 606 orang dan empat orang lainnya masih dalam pencarian.

CIANJUR - Tim SAR gabungan menemukan kerangka manusia diduga korban gempa disertai longsor yang tertimbun sejak empat bulan yang lalu, di lokasi Sate Sinta-Cijedil, Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat, Minggu (26/3). Penemuan itu membuat total korban yang berhasil ditemukan setelah gempa 5.6 magnitudo Cianjur, menjadi 606 orang dan empat orang lainnya masih dalam pencarian.

"Kami bersama tim gabungan terdiri dari TNI/Polri, Basarnas dan Tagana, langsung melakukan evakuasi terhadap jasad korban yang sudah sulit dikenali karena sebagian besar anggota tubuhnya sudah membusuk dan tinggal tulang belulang," kata Kanit Binmas Polsek Cugenang, AKP Martha Wijaya di Cianjur, Minggu.

Jasad korban langsung dibawa ke RSUD Sayang Cianjur, untuk dilakukan visum dan otopsi yang akan dilakukan tim dari DVI Mabes Polri guna mengetahui jenis kelamin dan identitas korban yang sudah tertimbun sejak empat bulan yang lalu tepatnya saat gempa melanda Cianjur.

Sehingga ungkap Martha, korban yang sudah berhasil ditemukan setelah gempa dan longsor Cijedil, menjadi 606 orang dan empat orang lainnya masih dilaporkan hilang tertimbun di lokasi yang sama.

Koordinator Lapangan BPBD Cianjur, Herman, mengatakan untuk pencarian korban gempa dan longsor yang belum ditemukan hingga saat ini di wilayah Sate Sinta-Cijedil dan Jalan Mangunkerta, tetap dilakukan meski tidak lagi menggunakan alat berat namun dengan pengawasan dan pemantauan.
Halaman Selanjutnya....


Redaktur : Sriyono
Penulis : Antara

Komentar

Komentar
()

Top