Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tim SAR Gabungan Cari Nelayan Hilang Tenggelam di Pantai Selatan Cianjur

📅 Senin, 23 Okt 2023, 16:49 WIB | Oleh:
Tim SAR Gabungan Cari Nelayan Hilang Tenggelam di Pantai Selatan Cianjur Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Nelayan di Pantai selatan Cianjur, Jawa Barat, menemukan kapal nelayan asal Kabupaten Indramayu yang terbalik dihantam ombak, seorang berhasil selamat dan seorang lannya dilaporkan hilang tengelam, Senin (23/10).

CIANJUR - Tim SAR gabungan mencari nelayan di pantai selatan Cianjur, Jawa Barat, yang dilaporkan hilang tenggelam setelah perahu yang dipakai melaut terbalik dihantam gelombang tinggi di perairan Pantai Cikakap, Desa Wanasari, Kecamatan Agrabinta, Senin (23/10).

Kepala Kantor SAR BandungJumaril saat dihubungi, Senin, mengatakan setelah mendapat laporan dari nelayan dan Polsek Agrabinta, pihaknya mengirim petugas ke lokasi guna melakukan pencarian nelayan atas nama Tihaji (22) warga Kabupaten Indramayu.

"Laporan yang masuk nakhoda dan awak kapal hilang tenggelam di perairan Cikakap, setelah perahu yang mereka gunakan terbalik dihantam gelombang, nakhoda atas nama Junaedi Afrianto (23) berhasil selamat, sedangkan Tihaji dilaporkan hilang tenggelam," katanya.

Petugas dilengkapi satu set perahu karet lengkap dengan kaca mata bawah air, melakukan penyisiran pantai dan tengah laut bersama tim gabungan terdiri dari Polair Polres Cianjur, BPBD Cianjur, anggota TNI dan relawan dibantu nelayan setempat.

Namun, hingga Senin siang, belum ada tanda-tanda keberadaan korban, sehingga pencarian diperluas hingga 2 kilometer dari lokasi pertama korban dilaporkan hilang tenggelam, termasuk melakukan penyisiran pantai dengan berjalan kaki melibatkan warga sekitar.

"Hari pertama pencarian akan dimaksimalkan hingga petang selama cuaca memungkinkan, dengan harapan jasad korban dapat segera ditemukan. Kami juga melibatkan nelayan dan warga sekitar untuk melapor jika melihat tubuh atau jasad korban," katanya.

Jumaril menambahkan, pencarian akan dimaksimalkan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) selama tujuh hari ke depan dengan harapan sebelum batas waktu jasad korban sudah ditemukan karena pihak keluarga berharap sama meski korban ditemukan sudah tidak bernyawa.

"Kami maksimalkan pencarian dengan harapan minimal pada pencarian hari kedua tubuh korban sudah dapat ditemukan. Upaya pencarian maksimal akan dilakukan sesuai SOP pencarian korban hilang tenggelam," katanya.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.