Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis
Hari Anak

Teknologi Tangkal Perundungan Digital

Foto : ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/foc

Anak ekspatriat saling bertukar gelang dengan temannya yang merupakan warga lokal saat memperingati Hari Anak Sedunia di Sekolah Alam Empathy Center, Desa Pejeng Kangin, Gianyar, Bali, Jumat (19/11/2021).

A   A   A   Pengaturan Font

MAKASSAR - Sebagai rangkaian kegiatan peringatan Hari Anak Internasional dan Hak Asasi Manusia, Delegasi Uni Eropa mendukung inovasi teknologi untuk menangkal perundungan digital terhadap anak.

"Melalui Europe Union Social DigiThon 2021, kami mempromosikan inovasi teknologi untuk menangkal perundungan digital anak Indonesia. Caranya, dengan membuat kompetisi menciptakan karya teknologi," kata Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Piket, di Makassar, Minggu (21/11).

Dia mengatakan, dalam dua tahun terakhir, pihaknya banyak melihat dampak krisis terhadap kehidupan anak sebagai kelompok masyarakat yang sangat terdampak, di mana berada.

"Mereka merasakan konsekuensinya seperti pembelajaran dan kesejahteraan. Pandemi saat yang sangat krusial. Keseharian kita beralih ke ranah online termasuk anak-anak," katanya.

Kendati diakui, ranah online memberikan banyak peluang, namun di satu sisi juga muncul bentuk-bentuk kekerasan baru seperti cyberbullying atau cacian melalui media sosial.

Berkaitan dengan ini, sejak 2012 Uni Eropa telah meluncurkan strategi tentang internet yang lebih baik untuk anak-anak dan menetapkannya sebagai benchmark global untuk perlindungan anak-anak dan remaja di dunia digital. Namun, juga sambil sepenuhnya melindungi hak mereka untuk mengakses internet demi perkembangan.

Untuk mencerminkan dunia yang selalu berubah saat ini, UE bertujuan mengadopsi versi terbaru dari strategi ini pada tahun depan. Sedang pada tahun ini, UE juga meluncurkan Strategi tentang Hak Anak untuk melindungi bocah dengan lebih baik dan membantu memenuhi hak-hak mereka.

Menurut Vincent, ini dikembangkan untuk anak-anak dan dengan anak-anak. Ini sebagai bagian dari proses penyusunan. Ada lebih dari 10.000 anak dikonsultasikan untuk memastikan Strategi mencerminkan perubahan di semua aspek kehidupan.

"Hal ini termasuk dalam penggunaan teknologi digital, dalam gaya hidup mereka dan masalah kesehatan terkait yang diperburuk oleh pandemi," ujarnya. Bertepatan dengan perayaan Hari Anak Internasional, Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia mengumumkan para pemenang Kompetisi EU Social DigiThon 2021.


Redaktur : Aloysius Widiyatmaka
Penulis : Antara

Komentar

Komentar
()

Top