Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis

Studi: Perubahan Iklim Memaksa Lebih dari 3 Juta Orang AS menjadi Migran

Foto : istimewa

Para peneliti mengatakan, 3,2 juta orang Amerika Serikat pindah dari daerah rawan banjir antara tahun 2000 dan 2020.

A   A   A   Pengaturan Font

WASHINGTON - Selama dua dekade terakhir, ketika penduduk San Antonio dan sekitar Bexar County, Texas, bertumbuh lebih dari 600.000 orang, sekitar 17 persen blok kota mengalami penurunan populasi.

"Perubahan di kawasan delta tersebut sebagian besar disebabkan oleh risiko banjir yang diperburuk oleh perubahan iklim," bunyi laporan baru oleh First Street Foundation, sebuah organisasi nirlaba data yang memiliki misi mengkomunikasikan bahaya iklim.

"Bexar yang dikenal sebagai Gang Banjir Bandang, merupakan bagian dari tren nasional migrasi hiper-lokal untuk menghindari banjir, yang melubangi blok-blok di dalam kota," bunyi temuan laporan tersebut.

Dikutip dari The Straits Times, penelitian ini didasarkan pada sebuah model, yang diterbitkan pada tanggal 18 Desember di jurnal Nature Communications, yang mengamati perubahan populasi menggunakan data granular Biro Sensus AS dan mengendalikan faktor-faktor selain banjir, seperti lapangan kerja terdekat dan kualitas sekolah.

Secara keseluruhan, First Street menemukan 3,2 juta orang Amerika pindah dari daerah berisiko tinggi banjir antara tahun 2000 dan 2020. Namun, tingkat migrasi sepenuhnya tersembunyi karena sebagian besar orang tidak pindah jauh.
Halaman Selanjutnya....


Redaktur : Marcellus Widiarto
Penulis : Selocahyo Basoeki Utomo S

Komentar

Komentar
()

Top