Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Stasiun Klimatologi Jabar: Waspada Cuaca Ekstrem di Kota Bogor

📅 Selasa, 15 Okt 2024, 17:33 WIB | Oleh:
Stasiun Klimatologi Jabar: Waspada Cuaca Ekstrem di Kota Bogor Doc: ANTARA/HO-BPBD Kota Bogor
Ket. Dampak cuaca ekstrem berupa pohon tumbang di Kota Bogor.

KOTA BOGOR - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui Stasiun Klimatologi (Staklim) Jawa Barat mengimbau warga Kota Bogor dan sekitarnya waspada terhadap cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai dengan kilat atau petir dan angin kencang.

Kepala Stasiun Klimatologi Jawa Barat Rakhmat Prasetia di Kota Bogor, Selasa, menjelaskan cuaca ekstrem sebagai fenomena alam yang ditandai kondisi curah hujan, arah dan kecepatan angin, suhu udara, kelembapan udara, dan jarak pandang sertadapat mengakibatkan kerugian, terutama keselamatan jiwa dan harta.

"Waspada terhadap terjadinya cuaca ekstrem, terutama pada hari di mana terjadi pemanasan kuat antara pukul 10.00 hingga 14.00 WIB, biasanya ditandai dengan jenis awan yang berwarna gelap, dan menjulang tinggi seperti kembang kol dan terkadang memiliki landasan pada puncaknya (awan Cumulonimbus)," katanya.

Ia mengimbau warga waspada terhadap potensi sambaran petir, di antaranya berlindung di tempat tertutup.

Dengan kondisi tersebut, kata dia, warga hendaknya menghindari pohon, tiang listrik, reklame, atau sesuatu yang tinggi lainnya yang bisa roboh saat terjadi angin kencang, menghindari tempat tinggi dan terbuka, mematikan alat komunikasi sementara waktu, dan menjaga jarak aman jika sedang berteduh di luar ruangan.

Ia mengatakankhusus warga di daerah bertopografi curam, bergunung atau rawan longsor agar tetap waspada.

"Khususnya pada kejadian hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang terjadi selama beberapa hari berturut-turut. Pada daerah dataran rendah dan dekat aliran sungai, untuk mewaspadai potensi genangan atau banjir," ucapnya.

Pada Minggu (13/10), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat 11 kejadian bencana melanda wilayah itu, akibat cuaca ekstrem. Berdasarkan data BPBD Kota Bogor, bencana yang terjadi, antara lainpohon tumbang, angin kencang, dan atap rumah warga ambruk.

Prakirawan Staklim Jawa Barat Diana Hertanti mengatakansaat kejadian berdasarkan pantauan citra radar, data curah hujan serta data angin (AAWS Dramaga) terpantau pertumbuhan awan hujan di sekitar lokasi terdampak yakni Kabupaten dan Kota Bogor.

Diamenjelaskantutupan awan menguat pada sore hingga menjelang hari, pada periode tersebut terpantau hujan dengan intensitas sedang disertai angin kencang.

???????"Diprakirakan beberapa hari ke depan terdapat potensi hujan yang dapat di sertai kilat atau petir dan angin kencang pada skala lokal di sebagian wilayah Kabupaten dan Kota Bogor," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

34 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.