Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sineas Muda Didorong Tetap Berkarya

📅 Senin, 27 Sep 2021, 20:31 WIB | Oleh:
Sineas Muda Didorong Tetap Berkarya Doc: mar'up
Ket.  Direktur Jenderal Kebudayaan, Kemendikbudristek, Hilmar Farid

JAKARTA - Para sineas muda dari kalangan pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat didorong terus berkarya. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi terus mendukung hal tersebut. Salah satunya melalui ajang kompetisi karya yaitu Forty-Eight Short Movie Competition (FESMoC) tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 48 Jakarta.

Direktur Jenderal Kebudayaan, Kemendikbudristek, Hilmar Farid mengapresiasi dan bangga atas terselenggaranya kegiatan tersebut. "Melihat jumlah karya yang masuk dan kualitasnya, saya bangga dapat menjadi bagian dari acara ini," ujarnya, saat memberi sambutan dan menyerahkan penghargaan kepada pemenang FESMoC, di Jakarta, Senin (27/9).

Ia mengaku sangat terkesan atas pengorganisasian kegiatan ini karena tidak mudah membuat kompetisi festival film. Adapun lomba tersebut diikuti SMA dari beberapa provinsi yaitu Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, dan Nusa Tenggara Barat.

"Merdeka Belajar bagi saya bukan hanya pidato, tapi harus diwujudkan dalam kegiatan yang nyata, salah satunya adalah melalui kegiatan FESMoC tahun 2021," katanya.

Sebagai informasi, FESMoC yang diinisiasi oleh SMAN 48 Jakarta, pelaksanaannya dimulai sejak bulan Mei 2021. Lomba ini diikuti oleh 56 peserta dan berhasil mengumpulkan sebanyak 39 karya poster dan film pendek.

Adapun pemenang pertama untuk kategori film pendek, diraih SMAN 48 Jakarta melalui karya bertajuk "Ondel Oh Ndel". Sedangkan, pemenang kategori poster terbaik yang diraih oleh SMKN 2 Buduran lewat karya bertajuk "Kulup".

Ketua Panitia FESMoC 2021, Aninditaputri Daniswara menyampaikan bahwa kondisi pandemi tidak menjadi halangan untuk generasi muda dalam berpikir kritis dan kreatif. Pandemi justru menjadi momen untuk terus bertumbuh menjadi generasi emas yang produktif.

"Berkarya dan kreatif selaras dengan program Mas Nadiem yaitu Merdeka Belajar. Kami menyadari bahwa kamera dan film adalah satu kesatuan yang utuh,," kayanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.