Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

RUU Pagu Utang AS Akan Potong 1,5 Triliun Dolar dari Defisit 10 Tahun

📅 Rabu, 31 Mei 2023, 10:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
RUU Pagu Utang AS Akan Potong 1,5 Triliun Dolar dari Defisit 10 Tahun Doc: ANTARA/REUTERS/Evelyn Hockstein
Ket. Presiden AS Joe Biden berbicara dengan Ketua DPR Kevin McCarthy (R-CA) setelah Friends of Ireland di US Capitol di Washington, AS, 17 Maret 2023.

WASHINGTON - Kantor Anggaran Kongres AS (CBO) mengatakan pada Selasa (30/5) bahwa proyeksi defisit anggarannya akan berkurang sekitar 1,5 triliun dolar AS selama 10 tahun ke depan jika RUU plafon utang sekarang untuk pemungutan suara di Kongres diberlakukan dalam bentuknya yang sekarang.

Proyeksi tersebut muncul setelah kesepakatan plafon utang yang dicapai akhir pekan lalu antara Presiden Demokrat Joe Biden dan Ketua DPR dari Partai Republik Kevin McCarthy. Pemungutan suara pada kesepakatan diharapkan pada Rabu (31/5).

Perjanjian tersebut akan menangguhkan batas utang hingga 1 Januari 2025, membatasi pengeluaran dalam anggaran 2024 dan 2025, menarik kembali dana COVID yang tidak terpakai, mempercepat proses perizinan untuk beberapa proyek energi, dan memasukkan persyaratan kerja tambahan untuk orang Amerika yang menerima bantuan pangan.

"Pengurangan pengeluaran diskresioner yang diproyeksikan akan berjumlah 1,3 triliun dolar AS selama periode 2024-2033," kata CBO pada Selasa (30/5), menambahkan RUU tersebut akan mengurangi pengeluaran wajib sebesar 10 miliar dolar AS dan pendapatan akan turun sebesar 2 miliar dolar AS selama dekade tersebut.

Bunga pada utang publik akan turun sebesar 188 miliar dolar AS, tambahnya.

RUU tersebut, jika disetujui oleh Kongres, akan mencegah pemerintah AS dari gagal bayar utangnya dan muncul setelah negosiasi panas selama berminggu-minggu antara Biden dan Ketua DPR dari Partai Republik. Itu telah menarik kecaman dari Partai Republik garis keras dan Demokrat progresif, tetapi Biden dan McCarthy mengandalkan untuk mendapatkan cukup suara dari kedua belah pihak.

McCarthy memperkirakan dia akan mendapat dukungan dari mayoritas rekan Republiknya untuk RUU tersebut, dan pemimpin Demokrat di DPR Hakeem Jeffries mengatakan dia mengharapkan dukungan Demokrat.

RUU setebal 99 halaman itu akan mengesahkan lebih dari 886 miliar dolar AS untuk pengeluaran keamanan pada tahun fiskal 2024 dan lebih dari 703 miliar dolar AS untuk pengeluaran non-keamanan pada tahun yang sama, tidak termasuk beberapa penyesuaian. Itu juga akan mengesahkan peningkatan satu persen untuk pengeluaran keamanan pada tahun fiskal 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

46 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.