Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

RI Inisiasi Penggunaan Mata Uang Lokal di Asean

📅 Kamis, 04 Mei 2023, 10:41 WIB | Oleh: Tim Redaksi
RI Inisiasi Penggunaan Mata Uang Lokal di Asean Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Indonesia yang memegang keketuaan Asean 2023 mendorong kerja sama penggunaan mata uang lokal dalam transaksi perdagangan atau Local Currency Transaction (LCT) antar negara anggota. Hal itu untuk melindungi negara anggota Asean dari gejolak eksternal dan juga mengurangi kebergantungan terhadap dollar AS.

Kepala Pusat Kebijakan Regional dan Bilateral Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Nella Sri Hendriyetti, menyampaikan Indonesia menetapkan beberapa upaya prioritas untuk mendorong stabilitas dan integrasi keuangan Asean. Salah satunya, mendorong perluasan pemakaian mata uang lokal agar melibatkan semua negara anggota Asean.

"Pemakaian mata uang lokal negara Asean akan memperkuat stabilitas mata uang masing-masing negara anggota dan mengurangi ketergantungan terhadap dollar AS. Hal ini akan menekan risiko ekonomi yang disebabkan oleh volatilitas nilai tukar negara-negara Asean terhadap dollar AS yang selama ini kita hadapi," ujarnya dalam diskusi virtual terkait Menjaga Stabilitas Ekonomi dan Netralitas Asean, Rabu (3/5).

Langkah ini merupakan strategi antisipasi untuk menjaga stabilitas ekonomi dan netralitas Asean di tengah tantangan perekonomian global dan konflik geopolitik. Penggunaan mata uang lokal negara Asean diharapkan juga akan membuat keragaman dalam komposisi cadangan devisa.

"Ini akan memberikan perlindungan tambahan pada negara anggota terhadap risiko volatilitas mata uang dan menambah kekuatan ekonomi kawasan," ujarnya.

Karena itu, Nella mengungkapkan Asean akan membentuk gugus tugas untuk merumuskan proses transisi penggunaan mata uang lokal negara-negara angota dalam transaksi keuangan. Langkah itu akan membantu menciptakan lingkungan yang lebih stabil sehingga mengurangi risiko ekonomi akibat dipicu fluktuasi kurs mata uang.

Hanya saja, dia mengakui, saat ini pemakaian dollar AS dalam penyediaan cadangan devisa di Indonesia dan sebagian negara anggota Asean lainnya masih sangat dominan. Karena itu, Asean perlu bekerja sama untuk menciptakan strategi guna mengurangi ketergantungan terhadap dollar AS secara bertahap.

"Namun, negara-negara anggota Asean tidak mungkin serta merta meninggalkan dollar AS dalam transaksi dagang di luar Asean. Karena, hal ini akan memicu kemarahan negara adidaya tersebut dan berpotensi menimbulkan masalah geopolitik," imbuhnya.

Perluas Kerja Sama

Sementara itu, Direktur Kerja Sama Ekonomi Asean Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI, Berlianto Situngkir, menambahkan LCT menjadi satu inisiatif baru dari Indonesia yang telah dilakukan di tingkat bilateral. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dalam transaksi ekonomi dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di intra-Asean.

"Meskipun tidak ada kewajiban bagi negara-negara untuk menerapkan kebijakan ini, para pelaku usaha akan menggunakan mekanisme ini apabila dianggap lebih efisien dan stabil," kata dia.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) dan Bank of Korea menyepakati kerja sama untuk mendorong penggunaan mata uang lokal masing-masing negara dalam transaksi bilateral antara Indonesia dan Korea Selatan (Korsel). Hal tersebut akan memperluas kesepakatan kerja sama serupa yang dimiliki BI dengan otoritas Malaysia (Bank Negara Malaysia), Thailand (Bank of Thailand), Jepang (Japan Ministry of Finance), Tiongkok (People Bank of China), dan Singapura (Monetary Authority of Singapore).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

30 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

54 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.