Kawal Pemilu Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis

Putin Akan Makin Terpojok dan Bisa Runtuh Ekonominya karena Inggris, AS, Jepang, Kanada Larang Impor Emas Rusia

Foto : ANTARA/REUTERS/Ilya Naymushin

Arsip. Seorang karyawan mengambil butiran emas murni 99,99 persen di pabrik logam non-ferrous Krastsvetmet, salah satu produsen terbesar dunia dalam industri logam mulia, di kota Siberia Krasnoyarsk, Rusia 22 November 2018.

A   A   A   Pengaturan Font

London - Inggris, Amerika Serikat, Jepang, dan Kanada akan melarang impor baru emas dari Rusia sebagai upaya memperketat sanksi terhadap Moskow atas invasinya ke Ukraina.

Larangan itu akan segera berlaku untuk emas yang baru ditambang atau dimurnikan, kata pemerintah Inggris melalui pernyataan yang dirilis Minggu, menjelang pertemuan para pemimpin G7 di Jerman.

"Langkah-langkah yang kami umumkan hari ini akan langsung menghantam oligarki Rusia dan menyerang jantung mesin perang Putin," kata Perdana Menteri Boris Johnson dalam pernyataannya.

"Kita perlu membuat rezim Putin kelaparan dalam pendanaannya. Inggris dan sekutu kita melakukan hal itu."

Langkah itu tidak akan mempengaruhi emas asal Rusia yang diekspor sebelumnya.

Inisiatif terbaru ini menyusul penangguhan akreditasi London Bullion Market Association (LBMA) untuk enam penyuling logam mulia Rusia, Maret lalu.

Ekspor emas Rusia bernilai 12,6 miliar pound (sekitar Rp229,2 triliun) tahun lalu.

Sejumlah orang kaya Rusia baru-baru ini membeli emas batangan untuk mengurangi dampak keuangan sanksi Barat, kata pemerintah.


Redaktur : Marcellus Widiarto
Penulis : Antara

Komentar

Komentar
()

Top