Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis

Pompanisasi untuk Tingkatkan Produksi Pertanian Gunungkidul

Foto : ANTARA/HO-Humas Pemkab Gunungkidul

Tim Kementan dan Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanta meninjau lokasi sumber air.

A   A   A   Pengaturan Font

Gunungkidul - Kementerian Pertanian mendukung optimalisasi potensi sumber air dengan pompanisasi di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, guna meningkatkan produksi pertanian untuk mendukung ketahanan pangan di daerah dan nasional.

Staf Khusus Menteri Pertanian Sam Herodian di Gunungkidul, Senin, mengatakan dirinya dan tim dari Kementerian Pertanian meninjau beberapa lokasi sumber mata air guna meningkatkan potensi pertanian di Kabupaten Gunungkidul melalui pompanisasi.

"Gunungkidul punya potensi luar biasa, menurut laporan dari wakil bupati bahwa musim panen rata-rata baru satu kali, kita tambah lagi pompanisasi mungkin bisa meningkat," kata Sam Herodian saat meninjau lahan persawahan di Desa/Kalurahan Pulutan.

Ia juga berharap program pompanisasi ini dapat meningkatkan potensi pertanian serta memperkuat ketahanan pangan nasional.

"Pompanisasi dapat mendukung periode massa tanam, yang biasanya satu kali, diharapkan lebih dari satu kali," katanya.

Wakil Bupati Gunung Kidul Heri Santosa menyambut baik program pompanisasi dari Pemerintah Pusat tersebut.

"Terima kasih atas program ini, setidaknya para petani dapat terbantu dengan adanya optimalisasi sumber air di Gunungkidul," katanya.

Heri juga menjelaskan dengan memanfaatkan sumber air dalam juga hulu hilir Sungai Oya harapannya dapat meningkatkan potensi dan produktifitas petani.

"Ke depan, kami optimistis adanya dukungan pompanisasi dapat meningkatkan produksi pertanian," katanya.

Selanjutnya, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Rismiyadi mengatakan program dari Kementerian Pertanian adalah yang sudah ditunggu-tunggu.

"Saat ini sedang kita identifikasi, potensi pertanian yang biasanya hanya panen satu kali, kita dorong agar bisa tanam dalam setahun lebih dari satu kali" kata Rismiyadi.

Rismiyadi juga menjelaskan, untuk dari Kementerian sudah menyanggupi mengirimkan 26 pompa secara bertahap,

"Ini nanti kamiakan distribusikan ke delapan kapanewon dan ke depan akan diusahakan lebih banyak lagi," katanya.

Kementerian Pertanian bersama Wakil Bupati meninjau dua lokasi yakni di area Persawahan Pulutan, Kapanewon Wonosari, dan Beji, Kapanewon Patuk.


Redaktur : Marcellus Widiarto
Penulis : Antara

Komentar

Komentar
()

Top