Selasa, 11 Mar 2025, 17:42 WIB

Polisi Buru Pelaku Tawuran Pemilik Sajam di Jakut

Air softgun dan senjata tajam yang disita dari basecamp kelompok tawuran di Kampung Muara Bahari Tanjung Priuk.

Foto: ANTARA/HO-Polres Metro Jakut

JAKARTA - Polisi masih memburu satu pelaku aksi tawuran yang senjatanya berhasil disita Satuan Reskrim Polres Jakarta Utara di basecamp atau titik kumpul tiga kelompok pelaku tawuran di Kampung Muara Bahari Tanjung Priok.

"Dari video aksi pelaku tawuran yang merusak fasilitas umum dengan senjata tajam masih ada pelaku lain yang kami buru," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Ahmad Fuady di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan penyitaan 68 senjata tajam dengan beragam ukuran berikut dua unit airsoftgun  setelah adanya video sekelompok orang yang menggunakan senjata tajam untuk merusak fasilitas umum di Kampung Muara Bahari.

"Mudah-mudahan pelaku lain akan tertangkap dalam waktu dekat," kata dia.

Kombes A Fuady mengatakan pelaku NF yang ditangkap merupakan Ketua Kelompok Bonvis yang kerap melakukan aksi tawuran.

Selain itu pelaku ini juga residivis untuk kasus penyimpanan senjata dan narkoba.

Sementara pelaku kedua berinisial YM merupakan anggota kelompok Bonvis yang kedapatan memiliki senjata tajam.

Ia mengatakan markas yang digerebek Polres Metro Jakarta Utara merupakan titik kumpul bagi tiga kelompok yang kerap melakukan tawuran di Jakarta Utara yakni Bonvis, Texas, dan Samudera.

"Kami  menduga lokasi  ini memang dipakai menyimpan senjata untuk  aksi tawuran," kata lulusan Akademi Kepolisian 1998 ini.

Pihaknya juga masih menyelidiki asal 68 senjata tajam beragam ukuran dan beragam jenis ini.

Menurut dia tidak mungkin senjata tajam ini datang dari satu lokasi dan kemungkinan dari beberapa lokasi karena jumlah yang cukup banyak.

"Ini yang juga kami dalami," kata dia.

Sementara untuk penemuan airsoftgun, pelaku mengaku membeli secara daring.

Fuady berharap dengan pengungkapan dan penyitaan puluhan senjata tajam ini dapat mencegah aksi tawuran yang menggunakan senjata tajam.

Menurut dia senjata tajam merupakan sarana paling vital dan membahayakan jika digunakan di ajang tawuran karena akan menimbulkan korban luka hingga meninggal.

"Semoga penyitaan senjata tajam yang banyak dapat mencegah aksi tawuran di Jakarta Utara," kata dia.

Sebelumnya Polres Metro Jakarta Utara menangkap dua pria berinisial NF dan YM yang diduga menyimpan puluhan senjata tajam untuk tawuran, dua pucuk pistol airsoftgun beserta peluru di markas pelaku tawuran di Kampung Muara Baru Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Kedua pelaku ini merupakan anggota geng Bonvis Tanjung Priok dan kami menggeledah markas kelompok ini dan menyita sejumlah barang bukti," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Ahmad Fuady di Jakarta, Selasa.

Redaktur: -

Penulis: Alfred, Antara

Tag Terkait:

Bagikan: