Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video
Kerumunan I Sejumlah Gerai McDonald’s Ditutup Sementara dan Didenda

Polda Metro Jaya Minta Aplikasi Promo BTS Meal Dihentikan

Foto : ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

Petugas keamanan berjaga di salah satu gerai restoran cepat saji McDonald’s yang ditutup sementara di Jalan Tambak, Jakarta, Kamis (10/6). Pemprov DKI Jakarta menutup sementara 21 gerai McDonald’s selama 1x24 jam sebagai akibat dari adanya kerumunan pembeli saat peluncuran paket BTS Meal pada Rabu (9/6).

A   A   A   Pengaturan Font

Buntut kerumunan ojek online yang mengambil pesanan costumer, sebanyak 32 gerai McDonald’s ditutup sementara selama 1x24 jam.

JAKARTA - Polda Metro Jaya menyarankan kepada pihak McDonald's untuk meniadakan aplikasi BTS Meal. Hal ini agar tidak terjadi antrean panjang pengemudi ojol dalam mengambil pesanan customer.
"Bahkan kami mengusulkan kemarin supaya aplikasi yang Meal BTS itu dihilangkan dulu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Jakarta, Kamis (10/6).
Yusri mengatakan pihaknya juga sudah meminta manajemen Mcdonald's untuk datang memenuhi panggilan untuk memberikan keterangan.
Selain itu, manajemen sudah meminta maaf dan akan memperbaiki sistem agar tidak terjadi kerumunan.
"Kami sudah menyampaikan ke manajemen untuk coba sistem diperbaharui kalau bisa ditutup sementara, dan sudah akui mereka akan memperbaiki sistemnya jangan sampai terjadi kerumunan," ujarnya.
Menurut Yusri, pihaknya juga sudah memberikan surat teguran dan melakukan penyegelan di 32 gerai McDonald's selama 1x24 jam. Selain itu, pihak tidak ingin ada klaster baru, karenakan terdapat klaster akibat mudik lebaran sehingga positive rate Covid-19 cukup tinggi.
"Jadi ada yang kita bubarkan, ada yang ditertibkan, melihat situasional karena tidak semua gerai McDonald's viral seperti itu," jelasnya.
Sebelumnya Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya meminta semua restoran badan usaha lain yang launching atau apa pun kegiatannya yang berpotensi dapat menimbulkan keramaian apalagi kerumunan mohon menjadi perhatian tetap melaksanakan protokol kesehatan.
"Harus diantisipasi harus memiliki perkiraan yang baik program yang dilaksanakan berapa yang mungkin hadir bagaiamana antisipasinya agar tidak terjadi kerumunan atau interaksi yang dapat menimbulakan penularan Covid-19. Apabila itu tidak diperhatikan tentu kami tidak segan2 memberikan sanksi," ujar Riza.
Riza menegaskan pihaknya tidak segan untuk memberikan sanksi kepada pemilik pengelola tempat makan siap saji.
"Tentu kami tidak segan segan untuk memberikan sanksi kepada saja, termasuk kepada restoran," jelasnya.

Keamanan Konsumen
Dikonfirmasi terpisah, Associate Director of Communication McDonald's Indonesia Sutji Lantyka mengatakan pihaknya sangat berterima kasih atas antusiasme masyarakat yang sangat besar akan BTS Meal.
"Perihal penutupan sementara beberapa gerai McDonald's, demi keselamatan dan keamanan konsumen dan pelanggan adalah prioritas McDonald's Indonesia tutup untuk sementara waktu, demi menghindari kerumunan antrian drive thru dan pembelian delivery. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini," ujar Sutji.
Menurut Sutji, saat ini pihaknya memberlakukan buka tutup order pada platform pemesanan untuk menghindari penumpukan antrian.
"Kami terus menghimbau seluruh pihak untuk menjaga dan mentaati protokol kesehatan sesuai aturan," jelas Sutji.
Dikatakan Sutji, pengelola juga menginformasikan kembali bahwa BTS Meal bukan hanya tersedia hari ini saja, melainkan selama sebulan ke depan.
"Sehingga kepada seluruh pelanggan tidak perlu tergesa dan khawatir akan kehabisan produk ini," pungkas Sutji.
Seperti diketahui bahwa perilisan BTS Meal pada Rabu (9/6) oleh McDonalds Indonesia membuat masyarakat mengantri untuk memesan sehingga terjadi kerumunan di beberapa gerai.
BTS Meal merupakan produk dari McDonalds yang berkolaborasi dengan grup K-Pop kenamaan asal Korea Selatan, BTS. Menu terbatas ini tersedia di Indonesia pada 9 Juni 2021 dan hanya bisa dipesan melalui layanan drive thru dan layanan pesan antar resmi atau ojek daring. Jon



(jon/mss)
Redaktur : MSS
Penulis : Yohanes Abimanyu

Komentar

Komentar
()

Top