Peserta JHT Masih Rendah
📅 Sabtu, 13 Jul 2024, 03:13 WIB | Oleh: Muhamad Ma'rup
Doc: Istimewa
JAKARTA - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Afriansyah Noor mengatakan, peserta program Jaminan Hari Tua (JHT) secara nasional masih sangat rendah. Data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menunjukkan jumlahnya yaitu 18.442 juta tenaga kerja atau sebesar 12,97% dari angkatan kerja yang bekerja di Indonesia.
"Saya berharap, pemberi kerja dapat meningkatkan kepatuhan dalam rangka memberikan pelindungan jaminan sosial kepada seluruh pekerjanya, dan bagi pekerja dapat meningkatkan pemahaman tentang program jaminan sosial tenaga kerja, serta menumbuhkan kesadaran untuk mendaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan," ujar Afriansyah dalam keterangannya, di Jakarta, Jumat (12/7).
Dia menerangkan, program JHT penting dalam rangka menghadapi penuaan penduduk. Program tersebut memastikan penduduk lanjut usia (lansia) mendapat perlindungan setelah masa pensiun.
"Program JHT ini ramah terhadap lanjut usia, dan dapat memberikan kepastian perlindungan dan kesejahteraan sosial bagi pekerja setelah memasuki masa pensiun," jelasnya.
Afriansyah menerangkan, pihaknya terus menyosialisasikan pentingnya program JHT serta jaminan sosial ketenagakerjaan lainnya kepada para pengusaha dan pekerja. ruf/S-2
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!