Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Persib Pastikan Korban Kericuhan Dapatkan Perawatan dan Bantuan Hukum

📅 Kamis, 26 Sep 2024, 00:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Persib Pastikan Korban Kericuhan Dapatkan Perawatan dan Bantuan Hukum Doc: ANTARA/Rubby Jovan
Ket. Situasi usai pertandingan Persib melawan Persija tampak para oknum suporter masuk ke tengah lapangan untuk menyerang steward yang sedang bertugas di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (23/9/2024).

Bandung - Persib Bandung memastikan korban luka-luka baik dari petugas keamanan(steward)maupun suporter yang mengalami insiden kericuhan setelahlaga kontra Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat usai (23/9) mendapatkan perawatan dan bantuan hukum.

"Persib memastikan akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban luka, baik parastewarddan bobotoh sehingga semua bisa segera pulih dan kembali beraktivitas seperti sediakala," bunyi pernyataan resmi yang diterima di Bandung, Rabu.

Tim berjuluk Maung Bandung tersebut mengungkapkan insiden ini telah mengakibatkan 21 orang terluka. Korban luka adalah steward-steward yang sedang bertugas dan beberapa orang suporter Persib yaitu bobotoh yang berusaha membantu mengamankan situasi.

Berdasarkan laporan dari tim medis yang bertugas, dari 21 korban luka, 16 orang mendapat perawatan pertama oleh petugas PMI di stadion, dua diantaranya harus dirujuk ke rumah sakit. Sementara korban lainnya secara mandiri langsung ke rumah sakit.

"Satu korban hingga saat ini masih dirawat di RSUD Oto Iskandar Dinata, Kabupaten Bandung dikarenakan harus menjalani serangkaian pemeriksaan lanjutan akibat luka di bagian kepala," bunyi pernyataan.

Secara khusus, Persib memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada 21 orang, baik petugas steward dan bobotoh yang terluka karena melerai atau mengamankan situasi atas insiden tersebut.

"Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak kepolisian dan aparat keamanan yang sudah sangat sigap mengamankan insiden kerusuhan kemarin sehingga situasi dapat dengan cepat dikendalikan dan para korban dapat diselamatkan," tutup pernyataan

Sementara itu, Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo telah menindaklanjuti laporan korban penganiayaan terhadap steward yang dilakukan oleh oknum suporter di laga tersebut.

Dia mengungkapkan telah menerima laporan telah terjadi tindakan penganiayaan yang mengakibatkan sembilan orang steward mengalami luka-luka atas insiden tersebut.

"Dari hasil penyelidikan kami, sudah ada beberapa identitas yang kami kantongi yang saat ini kami sedang melakukan pendalaman untuk memastikan yang bersangkutan adalah pelaku," kata Kusworo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.