Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis

Perkuat dan Gencarkan Kampanye Antiradikalisme

Foto : ANTARA/HO-Polda Jambi

Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono memberikan sambutan pada acara konser antiradikalisme di Balairung Universitas Jambi, Sabtu (16/9/2023).

A   A   A   Pengaturan Font

Jambi - Kepolisian Daerah (Polda Jambi) menggandengUniversitas Jambi (Unja) dengan menggelar konser antiradikalisme sebagai salah satu upaya kampanye pencegahan paham tersebut di lingkungan perguruan tinggi itu.

Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono di Jambi, Sabtu, mengatakan acara konser antiradikalisme ini merupakan kerja sama Polda Jambi dan Unja, yang juga diisi dengan kegiatan kampanye pencegahan radikalisme dan paham-paham yang dapat mengancam generasi muda, baik di kalangan kampus maupun masyarakat luas.

"Kampanye ini tentunya dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya melawan radikalisme untuk bersama mewujudkan lingkungan kampus danmasyarakat luas agar tercipta suasana yang aman, toleran, dan berpegang teguh pada nilai-nilai kebangsaan," katanya.

Dalam acara tersebutsebanyak 6.500 mahasiswa Unja memadati konser tersebut tampak semangat kebangsaan sangat kentaldengan kompak mengenakan setelan merah putih.

Dalam konser tersebutjuga menampilkan pertunjukan Tari Papua persembahan dari mahasiswa Unja yang berasal dari Papua, serta juga dimeriahkan oleh penyanyi nasional.

Dalam sambutannya, Kapolda Jambi Irjen Pol RusdiHartono mengajak mahasiswa untuk menggelorakan semangat menolakradikalisme, terutama di lingkungan perguruan tinggi.

Kegiatan kampanye pencegahan paham radikal yang dikemas dalam acarakonser antiradikalisme ini juga bertujuan untuk meningkatkan kepedulian mahasiswa untuk mewaspadai masuknya paham radikal dengan cara yang menyenangkan dan menghibur.

Sebelumnya, Polda Jambi juga telah memberikan edukasi dalam rangka pencegahan radikalisme bagi personel kepolisian. Selain itu, Polda Jambi juga memperkuat pemahaman personel terhadap hak asasi manusia.


Redaktur : Marcellus Widiarto
Penulis : Antara

Komentar

Komentar
()

Top