Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis
Generasi Milenial

Perbanyak Talenta Muda

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Pemerintah diharapkan mendorong kemunculan talenta muda di berbagai bidang agar dapat melahirkan berbagai inovasi dan solusi kreatif untuk menyelesaikan permasalahan bangsa. Harapan ini disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, dalam peresmian "Gerakan #TalentHubBantuKerja" secara virtual, Minggu (25/7/).

"Saya berharap semakin banyak anak muda yang muncul sebagai pembaru. Mereka akan membawa solusi kreatif dan inovatif di berbagai bidang," ujarnya. Dia menyatakan bahwa pembangunan ketenagakerjaan ke depan akan lebih inklusif.

Nantinya, tersedia ruang terbuka untuk mendorong pemuda meningkatkan potensi kreatif dan kompetensinya. Dengan begitu, pemuda dapat berperan lebih besar dalam menggerakkan ekonomi baik menjadi pekerja maupun wirausaha.

"Saya yakin potensi kepemudaan Indonesia sangat besar. Dengan keuletan dan ketangguhannya, pemuda memiliki posisi strategis untuk menjadi bagian penting pengembangan bangsa ke depannya," jelasnya.

Implementasi

Lebih jauh Ida menerangkan, "Gerakan #TalenthubBantuKerja" merupakan penjabaran dari salah satu 9 lompatan besar Kemnaker: pengembangan talenta muda. Menurutnya, terobosan pengembangan talenta muda diprioritaskan dalam rangka mengelola dan mengoptimalkan potensi kreatif generasi milenial. Mereka diharapkan menjadi talenta muda yang siap menjemput pekerjaan-pekerjaan masa depan yang semakin dinamis dan fleksibel.

Ida memaparkan ada empat program pengembangan talenta muda. Pertama, menjadikan talenthub sebagai wadah talenta muda mengembangkan potensi yang berorientasi masa depan. Kedua, memfasilitasi tenaga kerja muda kreatif dan inovatif untuk berkarya secara mandiri melalui program talent fest.

Ketiga, membentuk talent corner di setiap Balai Latihan Kerja UPTP seluruh Indonesia. Keempat, pemetaan inovator muda dari berbagai bidang melalui kegiatan talent scouting. "Semua ini untuk mengatasi disrupsi dan otomasi dampak revolusi industri dalam perkembangan dunia ketenagakerjaan," tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemnaker, Anwar Sanusi, menambahkan "#TalenthubBantuKerja" adalah sebuah gerakan nasional untuk meningkatkan keterampilan anak muda. Hal ini, khususnya pada generasi milenial dan Z untuk bidang kreasi digital. Gerakan ini akan mulai Agustus dan berlanjut hingga akhir tahun. Aka nada 5.000 peserta. Mereka akan dibina secara gratis.

"Ia menyatakan, gerakan tersebut secara simultan diikuti dengan berbagai agenda berikutnya seperti program kerja kreatif, penyaluran pemagangan, dan mentoring bisnis," terangnya.

Tenaga Ahli Talenthub Kemnaker, Ahmad Luthfi berharap, "Gerakan #TalenthubBantuKerja" dapat mengajak para milenial dan generasi Z untuk lebih aware terhadap peningkatan kompetensi pekerjaan-pekerjaan masa depan. Nantinya, muncul wirausaha-wirausaha muda dan UMKM baru di seluruh pelosok negeri.

"Selain itu, para profesional muda maupun freelancer akan kembali mendapat pekerjaan, sehingga mampu survive. Mereka bisa membantu orang tua dan keluarga," katanya.Ruf/G-1


Redaktur : Aloysius Widiyatmaka
Penulis : Muhamad Ma'rup

Komentar

Komentar
()

Top