Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov: Tiga Kunci Pemberantasan Korupsi

📅 Senin, 29 Jul 2024, 01:25 WIB | Oleh:
Pemprov: Tiga Kunci Pemberantasan Korupsi Doc: ANTARA/HO-Dinas Kominfotik DKI Jakarta
Ket. Inspektorat Provinsi DKI Jakarta mengadakan “Sosialisasi Gerakan Antikorupsi, Pencucian Uang, Bullying, dan Judi Online” 27-28 Juli 2024 di GOR Ciracas, Jakarta Timur.

JAKARTA - Ada tiga langkah penting yang dapat menekan praktik korupsi. Selain, pencegahan dan penindakan, langkah lain untuk mengatasi korupsi adalah pendidikan. "Pendidikan memiliki peran penting untuk memberantas korupsi di lingkungan pekerjaan di samping pencegahan dan penindakan," tandas Inspektur Jakarta, Syaefuloh Hidayat, Minggu (28/7).

"Korupsi merupakan kejahatan yang luar biasa karena berdampak pada segala aspek. Untuk itu, terdapat tiga strategi pemberantasan korupsi, yaitu pendidikan, pencegahan, dan penindakan," tambahnya.

Untuk itulah, Pemerintah Provinsi Jakarta bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) serta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengadakan "Sosialisasi Gerakan Antikorupsi, Pencucian Uang, Bullying, dan Judi Online" di GOR Ciracas, Jakarta Timur.

Acara berlangsung tanggal 27-28 Juli, diikuti lebih dari seratus peserta. Mereka dari pelajar, mahasiswa, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat umum. Perwakilan PPATK, Mulyana, menuturkan, materi terkait budaya antikorupsi perlu ditanamkan sejak dini. Tujuannya, demi menyiapkan generasi penerus bangsa yang jujur dan berintegritas.

Semua harus bersama-sama bergerak untuk memerangi korupsi, pencucian uang, judi, dan perundungan. Anak-anak adalah masa depan Indonesia. Makanya, sejak kecil ditanamkan nilai integritas, kejujuran, agar mereka terjaga dari praktik-prakti hidup kotor.

Sementara itu, Inspektur Pembantu Investigasi Inspektorat Jakarta, Supendi, menambahkan praktik pencucian uang, perundungan, dan judi daring tidak hanya merugikan secara finansial bagi individu dan keluarga, tetapi juga menghambat pembangunan yang adil merata.

Maka, Supendi berharap kegiatan "Sosialisasi Gerakan Antikorupsi, Pencucian Uang, Bullying, dan Judi Online" dapat meningkatkan kesadaran peserta akan bahaya praktik korupsi. Di sisi lain, Ketua KPAI, Ai Maryanti Sholihah, mengungkapkan bahwa banyak anak yang menjadi korban judi daring karena mengira sebagai permainan dan dijanjikan hadiah.

Ai Maryanti kemudian memberikan sejumlah kiat agar anak-anak tidak terjerat judi daring. Dia mengingatkan, jangan menyendiri, tidak terisolasi dengan gawai, dan memperbanyak aktivitas bermanfaat. "Saya yakin belum terlambat untuk melawan penyakit judi online. Seorang anak harus diberi fasilitas, agar mereka bisa membuat atau memproduksi sesuatu yang lebih bermanfaat," ujarnya.

Perundungan Anak

Sebelumnya, Indonesia Indicator mengungkapkan bahwa kasus kekerasan terhadap anak seperti perundungan (bullying), pedofilia, judi daring (online) dan penipuan daring merupakan bentuk kekerasan digital yang paling sering muncul di media sosial. "Perundungan masih menjadi isu yang selalu muncul setiap bulannya seperti dalam bentuk cyber bullying," kata Direktur Indonesia Indicator, Rustika Herlambang.

Melalui riset bertajuk "Tren Kekerasan Digital pada Anak," Indonesia Indicator mencatat, sepanjang Januari hingga 21 Juli, kekerasan digital anak menjadi salah satu isu yang diperbincangkan netizen (warganet).

Menurut Rustika, jumlah unggahan kekerasan digital anak di media sosial mencapai 24.876 unggahan. Sedangkan jumlah tanggapan mencapai tiga juga engagement.

Isu terbesar memperbincangkan soal bullying sebanyak 75.963 unggahan, pedofilia (14.227), penipuan daring (8.477), judi daring (5.021), doxing 763 dan cyberstalking 611 unggahan. "Grooming 603 unggahan dan revenge porn 205," katanya.

Perundungan terhadap anak menjadi isu yang paling banyak mendapat reaksi engagement netizen, mencapai hampir enam juta. Contoh kasus bullying yang paling menyita atensi netizen antara lain video curhatan seorang anak perempuan berinisial Y yang kerap mendapat cemoohan teman-temannya 1.460.280 enggament.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.