Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis

Pemkot Yogya Optimalisasi Pajak dan Retribusi

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

YOGYAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak dan retribusi. Salah satunya melalui sistem pengawasan atau monitoring penerimaan pajak pemerintah daerah secara daring atau online dan pembentukan Tim Percepatan Penagihan Tunggakan Pajak Hotel.

"Kontribusi pajak hotel pada PAD Yogya (Kota Yogyakarta, DIY) sangat tinggi sehingga butuh system monitoring dan juga tim percepatan penagihan bagi yang nunggak," kata Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, di Yogya, Jumat (9/8).

Haryadi menargetkan pekan depan tim sudah terbetuk dengan Sekda sebagai koordinator organisasi perangkat daerah, seperti Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Satpol PP, Dinas Penanaman Modal dan Perizinan serta Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian.

Terkait monitoring online, Haryadi Suyuti mengatakan sistem pengawasan secara daring penerimaan pajak daerah merupakan wujud komitmen Kota Yogya mengoptimalkan penerimaan di sektor pajak. Dengan sistem tersebut, pajak yang diperoleh akan lebih optimal dan efisien.

"Dengan sistem online ini, kebocoran penarikan pajak bisa di kurangi," paparnya.

Penerapan sistem online tersebut nantinya didampingi langsung oleh KPK dan Bank BPD DIY. KPK akan mendampingi dari segi legalitas dan lainnya, sementara Bank BPD DIY akan membantu memfasilitasi peralatan, sistem dan hal teknis lainnya.

Sementara itu, Dirut Bank BPD DIY, Santoso Rohmad mengatakan, sebagai pemegang kas daerah, bank telah melakukan berbagai upaya untuk optimalisasi PAD. Salah satunya, inovasi layanan berbasis elektronik untuk mempermudah wajib pajak melaporkan jumlah pajak yang harus disetorkan ke daerah.

"Kami mencoba terapkan sistem e-retribusi pasar tradisional, PBB dan Pajak Daerah. E-samsat Jogja juga bisa membayarkan pajak melalui ATM BPD DIY," ungkapnya. YK/E-10


Redaktur : Muchamad Ismail
Penulis : Eko S

Komentar

Komentar
()

Top