Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Rejang Lebong Terapkan Penanganan Stunting dengan Pola Stunting

📅 Selasa, 10 Okt 2023, 22:24 WIB | Oleh:
Pemkab Rejang Lebong Terapkan Penanganan Stunting dengan Pola Stunting Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Rejang Lebong
Ket. Penutupan kegiatan diseminasi lintas sektoral penanganan stunting di Kabupaten Rejang Lebong, Selasa, (10/10).

REJANG LEBONG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu menerapkan penanganan kasus stunting atau gagal tumbuh pada balita di wilayah itu dengan pola "keroyokan" bersama organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya.

Asisten II Bidang Ekbang Pemkab Rejang Lebong Asli Samin saat menutup kegiatan diseminasi lintas sektoral penanganan stunting yang dilaksanakan 3-10 Oktober di Aula DP3A-PPKB Rejang Lebong, Selasa, mengatakan angka stunting daerah itu pada 2022 lalu masih di angka 20,2 persen dan ditargetkan pada 2024 nanti turun menjadi 14 persen.

"Penurunan angka stunting di Kabupaten Rejang Lebong ini harus dilakukan secara keroyokan, setiap OPD terkait untuk saling melakukan konvergensi berkala," kata dia.

Dia menjelaskan penanganan stunting dengan pola keroyokan ini seperti untuk dinas PUPR bisa membangun MCK bagi keluarga stunting yang kondisinya masih belum baik, kemudian OPD terkait lainnya juga sesuai bidangnya masing-masing.

Dirinya berharap dengan adanya pola penanganan bersama-sama ini nantinya bisa mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Rejang Lebong.

Sementara itutujuan dilakukannya diseminasi audit kasus stunting di daerah itu, kata dia, secara umum untuk memetakan kasus stunting di semua lokasi stunting agar bisa menentukan langkah yang tepat untuk mempercepat penurunan stunting di Kabupaten Rejang Lebong.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rejang Lebong Yusran Fauzi dalam kesempatan itu meminta Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Rejang Lebong untuk bekerja secara terpadu satu dengan lainnya sehingga program yang sudah disusun bisa berjalan sesuai harapan.

"TPPS Rejang Lebong juga harus menyiapkan kalender petik aksi yang akan dilaksanakan pada Januari 2024 mendatang," kata Yusran Fauzi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

42 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.