Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintahan Profesional Harus Bebas KKN

📅 Jumat, 02 Jul 2021, 07:18 WIB | Oleh:
Pemerintahan Profesional  Harus Bebas KKN Doc: Istimewa
Ket. Wakil Presiden Ma’ruf Amin

JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan reformasi birokrasi (RB) di seluruh instansi pusat dan daerah untuk mewujudkan pemerintah profesional serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

"Reformasi birokrasi pada dasarnya bertujuan menciptakan pemerintah yang profesional dengan karakteristik adaptif, berintegritas, berkinerja tinggi, bersih, dan bebas dari KKN," tutur Wapres Ma'ruf seperti dikutip Antara dalam pidato kunci pada Rapat Koordinasi Nasional Kepegawaian Tahun 2021 secara daring dari Jakarta, Kamis (1/7).

Dengan keberhasilan reformasi birokrasi tersebut, lanjut Wapres, sistem pemerintahan pusat dan daerah mampu memberikan pelayanan publik secara netral, berdedikasi dan sesuai dengan kode etik aparatur negara.

Wapres mengatakan, dengan terwujudnya reformasi birokorasi akan membawa Indonesia menuju negara maju dengan sistem pemerintahan berkelas dunia. "Kita berkeyakinan Indonesia akan menjadi negara maju dengan sistem pemerintahan kelas dunia," tukas-nya.

Sistem pemerintahan berkelas dunia ditandai profesionalisme, berintegritas tinggi, mampu beradaptasi dengan cepat serta dinamis terhadap perubahan lingkungan. Pemerintah juga mendorong terwujudnya profesionalitas aparatur sipil negara (ASN) melalui pengembangan manajemen dalam aspek kualifikasi, kompetensi, dan kinerja.

"Ketiganya menjadi faktor penting dalam pengembangan manajemen talenta nasional," ujarnya. Aspek pemenuhan kualifikasi, kata Wapres, telah diupayakan sejak 2012 dengan perbaikan sistem perencanaan, pengadaan dan seleksi pegawai. Hal itu antara lain juga dilakukan dengan menerapkan Computer Assisted Test (CAT) dalam perekrutan ASN.

Hingga kini proses perekrutan ASN dilakukan secara transparan. ASN yang direkrut diharapkan memiliki kualifikasi terbaik sesuai dengan kebutuhan. Sementara itu, aspek kompetensi diwujudkan melalui penerapan manajemen ASN berbasis merit system. Hal ini mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan pemetaan. Juga termasuk pengawasan dan penilaian kompetensi ASN.

Langkah Strategis

Pada bagian lain, Ma'ruf Amin juga minta seluruh kementerian dan lembaga pemerintah nonkementerian (K/L) serta pemerintah daerah untuk melakukan langkah-langkah strategis guna mewujudkan reformasi birokrasi.

Secara khusus dia mendorong Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Badan Kepegawaian Negara (BKN), Lembaga Administrasi Negara (LAN) dan pemerintah daerah melaksanakan lima langkah dalam kerangka reformasi birokrasi.

Lima langkah tersebut diperlukan untuk menuju transformasi organisasi, manajemen, dan jabatan dalam kerangka reformasi birokrasi. Langkah pertama, seluruh K/L dan pemda mempercepat peralihan jabatan struktural ke fungsional guna mendukung penataan organisasi berbasis kinerja.

Kedua, seluruh instansi mempercepat sistem digitalisasi untuk memperbaiki proses bisnis tematik. Sistem digitalisasi pemerintahan mendesak untuk digunakan pada sektor pelayanan publik, seperti perizinan, pariwisata, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta bantuan sosial.

Berikutnya, ketiga, seluruh instansi berkolaborasi dalam menyusun kebijakan dan program prioritas pemerintah. Strategi keempat, pemda harus mempercepat reformasi birokrasi, termasuk penguatan Sistem Pengawasan Internal Pemerintah dan penguatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.

Terakhir, K/L dan pemda mewujudkan manajemen talenta nasional untuk mendukung keberhasilan reformasi birokrasi pemerintahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

Apple Luncurkan HomePod Mini Generasi Kedua

47 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Apple Luncurkan HomePod Min...
Advertisement
Sejarah Besar! Akhirnya Ada Orang Indonesia yang Berlaga di Liga Champions!!!

Sejarah Besar! Akhirnya Ada Orang Indonesia yang Berlaga di Liga Champions!!!

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.