Kawal Pemilu Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis
Pelestarian Lingkungan

Pemberdayaan EBT Sesuai Isi Persetujuan Paris Dapat Dilakukan

Foto : ISTIMEWA

Executive Director IESR, Fabby Tumiwa

A   A   A   Pengaturan Font

"Kesimpulannya, sebenarnya high share renewable energy di sistem ketenagalistrikan Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang mencakup Jawa, Bali, Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan itu sangat dimungkinkan, bisa mencapai 42 persen high share-nya. Kita bisa menunjukkan dari hasil pemodelannya bahwa sebenarnya tidak ada masalah dengan keandalan dan biaya dari penyedia sistem ketenagalistrikan yang mengakomodasi bauran energi terbarukan," ungkap Fabby.

Sangat Relevan

Menurut dia, hasil studi IESR 2022 sangat relevan dengan kesepakatan skema pendanaan transisi energi di Indonesia yang disebut sebagai Just Energy Transition Partnership/JETP (Kemitraan Transisi Energi Berkeadilan) sebesar 20 miliar dollar AS dalam pertemuan puncak Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali.

Beberapa tujuan yang sudah disepakati dalam kesepakatan JETP, antara lain membatasi emisi karbon pada sektor ketenagalistrikan sebesar 290 juta ton pada tahun 2030, lalu melipatgandakan pengembangan energi terbarukan mencapai 34 persen dari total bauran energi nasional untuk pembangkit listrik pada tahun 2030.

Lebih lanjut, target 34 persen disebut jauh melebihi apa yang ditargetkan dalam RUPL 2021-2030, yakni 23-25 persen. "Hasil studi ini (IESR 2022) menunjukkan untuk mencapai 34 persen sangat dimungkinkan," ucapnya.
Halaman Selanjutnya....


Redaktur : Marcellus Widiarto
Penulis : Eko S

Komentar

Komentar
()

Top