Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pasukan Korea Utara telah Dikerahkan ke Garis Depan

📅 Rabu, 30 Okt 2024, 02:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pasukan Korea Utara telah Dikerahkan ke Garis Depan Doc: AFP/KCNA VIA KNS
Ket. Kunjungi Russia l ­Menlu Choe Son-hui (tengah), berjabat tangan dengan Dubes Russia untuk Korut, Alexander Matsegora, sebelum menlu Korut itu pergi ke Russia dari Pyongyang pada Senin (28/10). Kunjungan Menlu Choe diperkirakan akan membahas langkah-langkah tanggapan diplomatik mengenai pengiriman pasukan Korut ke Russia.

SEOUL - Badan Intelijen Nasional (NIS) Korea Selatan (Korsel) menyatakan bahwa pihaknya tengah memastikan kemungkinan dimana sebagian personel militer Korea Utara (Korut) termasuk jenderal tingkat tinggi, telah dikerahkan ke garis depan medan perang.

Dalam audit dan inspeksi Majelis Nasional Korea yang digelar secara tertutup pada Selasa (29/10), NIS menyatakan bahwa militer Russia telah mengajarkan 100 jenis istilah militer dalam bahasa Russia, namun militer Korut mengalami kesulitan, sehingga diperkirakan masalah komunikasi menjadi sebuah isu antara militer Russia dan Korut.

NIS juga melaporkan bahwa penerbangan khusus pemerintah Russia antara Moskwa dan Pyongyang pada 23-24 Oktober lalu diyakini menyertakan pejabat keamanan utama Russia yang terlibat dalam pengerahan pasukan Korut.

Ditambahkan pula, kedua negara kemudian mengakui adanya pengerahan pasukan Korut ke Russia setelah kunjungan ke Pyongyang itu.

"Korut juga sedang mempersiapkan untuk meluncurkan satelit mata-mata militer melalui kerja sama teknis dengan Russia. Sehingga pihaknya tengah mencermati segala jenis kemungkinan termasuk uji coba nuklir ke-7 setelah pemilu presiden Amerika Serikat ," ungkap NIS.

Selain itu, NIS menyatakan bahwa kerja sama antara Korut dan Russia di bidang ekonomi tampak berlangsung pesat sejak Juni lalu, dimana ada sebanyak 4 ribu orang tenaga kerja Korut juga dikirim ke Russia.

Sedangkan pihak militer Ukraina menyatakan bahwa 3.000 pasukan Korut tengah mendapatkan latihan militer di wilayah Kursk, Russia, yang dilakukan pada malam hari.

"Pejabat dari Kedutaan Besar Korut untuk Russia tiba di tempat latihan untuk memantau latihan militer tersebut termasuk melakukan penerjemahan," lapor militer Ukraina.

Sementara itu kantor berita KCNA pada Selasa melaporkan bahwa Menteri Luar Negeri Korut, Choe Son-hui, telah meninggalkan Pyongyang untuk mengunjungi Russia.

"Sebuah delegasi yang dipimpin oleh Menlu Choe meninggalkan Pyongyang pada Senin (28/10) untuk sebuah kunjungan resmi ke Russia," lapor KCNA.

Selama perjalanan, Menlu Choe diperkirakan akan membahas langkah-langkah tanggapan diplomatik mengenai pengiriman pasukan Korut di Russia. Diskusi antara Menlu Choe dan para pejabat Russia diprediksi juga akan membahas kunjungan pemimpin Korut, Kim Jong-un ke Russia di tahun depan, karena Kremlin sebelumnya telah mengisyaratkan kemungkinan kunjungan tersebut.

Tingkatkan Keamanan

Dalam laporannya kepada anggota parlemen pada Selasa, NIS juga menyatakan bahwa Korut telah meningkatkan keamanan untuk pemimpinnya, Kim Jong-un, karena kekhawatiran akan kemungkinan percobaan pembunuhan.

NIS membuat penilaian tersebut selama sesi audit parlemen, menurut Perwakilan Lee Seong-kweun dari Partai Kekuatan Rakyat yang berkuasa dan Perwakilan Park Sun-won dari oposisi utama Partai Demokrat, ungkap kantor berita Yonhap.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.