
Opini Salamuddin Daeng: Membaca Nota Keuangan 2023 ; APBN Konyol Konyolan

Baru baru ini pemerintah telah menyampaikan nota keuangan dihdapan DPR. Seperti biasa nota keuangan yang disampaikan berisi asumsi asumsi. Kebetulan semua asumsi yang disampaikan selalu salah alias jauh panggang dari api. ini kalau peramal, maka gelar pemerintah bisa dikatakan peramal palsu. Sebenarnya tidak punya kemampuan meramal, namun memaksakan diri.
Misalnya tahun 2022 pemerintah buat asumsi harga minyak 60 dolar per barel, faktanya harga minyal tembus 120 dolar per barel. Demikian juga asumsi nilai tukar juga salah telak jauh. Akibnatnya yang lain ikut salah. Nilai subsidi BBM salah, nilai subsidi listrik salah, dan lain sebagainya.
Sekarang pemerintah membuat lagi asumsi. Mari kita lihat asumsinya :
- Sejalan dengan harga minyak mentah global, ICP tahun 2023 diperkirakan berada pada kisaran US$90 per barel.
- Dengan berbagai tantangan dan peluang tersebut, secara umum rata-rata nilai tukar rupiah tahun 2023 diasumsikan akan bergerak pada kisaran Rp14.750 per dolar AS.
Halaman Selanjutnya....
Redaktur : Eko S
Komentar
()Muat lainnya