Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis

Mengubah Hobi Menjadi Bisnis Miliaran Ala Pengusaha Wanita

Foto : Entrepreneur

Melinda Spigel

A   A   A   Pengaturan Font

Melinda Spigel, pendiri dan desainer di balik merek perhiasan Melinda Maria, berhasil mengubah hobi sederhananya menjadi bisnis yang menghasilkan jutaan dolar setiap tahun. Bermula dari kerajinan tangan di Starbucks lokal hampir dua dekade lalu, kini perhiasan hasil karyanya dikenakan oleh selebriti terkenal seperti Jennifer Lopez, Taylor Swift, dan Selena Gomez.

Perjalanan Spigel dimulai sejak masa remajanya ketika ia merangkai perhiasan dan menjual karya pertamanya di sekolah menengah. Meski mengaku tidak menghargai karyanya dengan benar, kecintaannya terhadap perhiasan, batu permata, dan kerajinan tangan tak pernah pudar. Hasrat tersebut mendorongnya untuk terus mengembangkan keterampilannya, hingga akhirnya memutuskan fokus pada pembuatan perhiasan sebagai profesi utama.

Saat mengembangkan bisnisnya, Spigel menghadapi tantangan dalam mengumpulkan modal. Tidak memiliki pengalaman bisnis yang cukup untuk mendapatkan pendanaan institusional, ia mencari solusi kreatif dengan mengikuti berbagai acara game show. Dari sana, ia berhasil memenangkan sejumlah uang melalui acara Hollywood Squares, The Price Is Right, dan kompetisi dodgeball. Uang tersebut kemudian digunakan untuk berhenti dari pekerjaan lainnya dan fokus penuh pada bisnis perhiasan.

Langkah Spigel untuk memasarkan produknya juga cukup unik. Ia mengumpulkan sampel perhiasan dan secara langsung mengunjungi toko-toko di Los Angeles untuk menawarkan produknya. Hasilnya, dalam satu minggu ia berhasil mendapatkan pesanan senilai 30 ribu dolar dari lima toko besar. Dari sana, bisnisnya terus berkembang, membuka showroom di New York City dan Los Angeles, serta mempekerjakan beberapa karyawan.

Meskipun sukses, Spigel mengakui bahwa membangun kepercayaan diri untuk melangkah lebih jauh dalam bisnis adalah tantangan terbesar. Ia mengatakan bahwa tekanan terbesar dalam mengubah hobi menjadi bisnis adalah tekanan dari diri sendiri. Namun, dukungan suaminya dan keinginan kuat untuk terus berkembang membuatnya mampu menghadapi berbagai tantangan.
Halaman Selanjutnya....


Redaktur : Fandi
Penulis : Muhammad Daniel Ramadhan

Komentar

Komentar
()

Top