Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis
Diplomasi Indonesia

Masa Presidensi RI di DK PBB Diapresiasi Luas

Foto : DOK.PTRI NEW YORK

Kenakan Batik I Wakil Tetap RI untuk PBB di New York, Dubes Dian Triansyah Djani (tengah) bersama wakil tetap negara-negara sahabat anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa, kompak mengenakan batik saat resepsi akhir Presidensi RI di Dewan Keamanan PBB, di markas PBB, New York, Amerika Serikat, Sabtu (1/6).

A   A   A   Pengaturan Font

NEW YORK - Para duta besar negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memberikan apresiasi atas Presidensi Indonesia di Dewan Keamanan PBB pada Mei dan mereka menyampaikan penghargaan atas upaya Indonesia dalam memimpin berbagai sidang DK, termasuk memfasilitasi tercapainya sejumlah kesepakatan antarseluruh anggota DK sehingga tercapai konsensus.

"Presidensi Indonesia berjalan lancar dengan program-program yang sangat baik, dan kami apresiasi kepemimpinan Indonesia sebagai Presiden Dewan Keamanan PBB yang tegas dan berwibawa pada Mei," kata Wakil Tetap Russia untuk PBB di New York, Duta Besar Vassily Nebenzia, seperti dikutip dari laman kemlu.go.id, Sabtu (1/6)

Selain apresiasi dari Dubes Russia, seruan serupa juga disampaikan wakil tetap dari negara-negara lainnya serta dari kalangan media di PBB serta organisasi masyarakat madani, yang memandang Presidensi Indonesia dijalankan sangat terbuka, profesional, produktif dan obyektif.

Tema Presidensi Indonesia "Menabur benih perdamaian" selalu digaungkan dalam berbagai pernyataan posisi Indonesia di DK. Komitmen kuat Indonesia sangat nampak dengan hadirnya Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, dalam sejumlah pertemuan DK PBB bulan ini, khususnya terkait Palestina.

"Selain berbagai pertemuan formal DK PBB, Indonesia juga adakan sejumlah pertemuan dengan Sekretaris Jenderal PBB, lembaga swadaya masyarakat, Uni Eropa, termasuk menginisiasi pertemuan Sofa Talk di PTRI New York, dimana seluruh dubes anggota DK PBB dapat membahas secara informal berbagai isu yang dianggap sensitif," demikian ditegaskan Wakil Tetap RI untuk PBB di New York, Dubes Dian Triansyah Djani.
Halaman Selanjutnya....


Redaktur : Ilham Sudrajat

Komentar

Komentar
()

Top