Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mantap, Guru Besar Universitas Sriwijaya Palembang Bertambah Tujuh Orang

📅 Minggu, 08 Okt 2023, 02:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mantap, Guru Besar Universitas Sriwijaya Palembang Bertambah Tujuh Orang Doc: ANTARA/Yudi Abdullah
Ket. Pengukuhan guru besar Unsri Palembang, Sabtu (7/10).

Palembang - Mantap, Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang, Sumatera Selatan menambah tujuh guru besar dengan rincian tiga guru besar bidang ilmu ekonomi, satu bidang ilmu hukum, satu bidang ilmu kedokteran, dan dua bidang ilmu pendidikan.

Tujuh guru besar tersebut dikukuhkan dalam sidang senat terbuka dipimpin Rektor Unsri Prof Dr Taufiq Marwa di Palembang, Sabtu.

Guru besar yang dikukuhkan itu tiga orang dari Fakultas Ekonomi yakni Prof Azwardi Bidang Ilmu Ekonomi Pembangunan, Prof Isnurhadi Bidang Ilmu Manajemen Keuangan dan Perbankan, Prof Luk Luk Fuada Bidang Ilmu Akuntansi.

Satu orang dari Fakultas Hukum yakni Prof Febrian Bidang Ilmu Hukum Konstitusi dan Perundang-undangan, satu orang dari Fakultas Kedokteran yakni Prof Muhammad Irsan Saleh Bidang Ilmu Biomedik.

Kemudian dua guru besar dari Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan yakni Prof Siti Dewi Maharani Bidang Ilmu Pendidikan Dasar dan Prof Iyakrus Bidang Ilmu Pendidikan Olahraga.

Rektor Unsri Prof Dr Taufiq Marwa pada acara pengukuhan tersebut menjelaskan bahwa dengan bertambahnya tujuh guru besar itu, hingga Oktober 2023 ini guru besar di Unsri menjadi 103 orang.

"Acara pengukuhan guru besar ini selalu dilaksanakan dan telah menjadi kebanggaan universitas di manapun, pengukuhan guru besar merupakan amanah dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala untuk membangun universitas lebih maju lagi di masa mendatang," ujarnya.

Guru besar adalah suatu posisi pendidikan yang tertinggi, dimana untuk mendapatkan gelar guru besar tidaklah mudah dengan banyak syarat, yang setiap tahun oleh Kemendikbudristek ditingkatkan persyaratannya.

Semua calon guru besar tidak begitu saja mendapatkannya, kata dia, karena melalui tahapan-tahapan mulai dari seleksi, reputasi, penulisan, kejujuran, tempat penulisan tidak ada yang palsu (fake), tidak ada plagiarisme, tahapan itu harus lolos semua, baru mereka diterima oleh kementerian.

Oleh karena itu, lanjutnya, bagi dosen Unsri yang sudah siap untuk guru besar, maka segera usulkan ke Kemendikbudristek.

Dengan semakin banyak guru besar maka potensi Unsri yang segera menjadi PTNBH dapat mewujudkan perguruan tinggi berkelas dunia, kata Rektor Taufiq.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.