Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis

Mantan Jenderal NATO Ini Yakin Rusia-Ukraina Akan Sepakat Akhiri Perang

Foto : AFP

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky belum menyetujui persyaratan negosiasi untuk mengakhiri pertempuran antara negara mereka.

A   A   A   Pengaturan Font

"Gencatan senjata berarti kita berhenti menembak. Negosiasi mungkin akan memakan waktu lama. Anda membutuhkan mediator," katanya."Mungkin Sekretaris Jenderal PBB Guterres, Presiden Turki Erdogan, atau Perdana Menteri India Modi, meski tidak ada yang benar-benar memaksakan diri."

Dia mengatakan bahwa negosiasi untuk mengakhiri perang bisa jadi sulit, karena baik Putin maupun Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah membuat daftar tuntutan yang belum mereka setujui.

Gencatan senjata dapat dimungkinkan jika Zelensky menyetujui "masa transisi" untuk mengintegrasikan kembali wilayah pendudukan seperti Krimea - yang dianeksasi pada 2014 dan tetap berada di bawah kendali Rusia - kembali ke Ukraina, kata Domröse.

Margarita Balmaceda, seorang profesor diplomasi dan hubungan internasional di Universitas Seton Hall, mengatakan kepadaNewsweekbahwa dia yakin tidak ada yang akan berubah sampai para pemangku kepentingan Rusia memahami "betapa destruktifnya perang ini di dalam Rusia."

"Ketika itu terjadi, akan ada tekanan terhadap Tuan Putin untuk terlibat dalam diskusi nyata dengan masyarakat internasional, dengan Ukraina," katanya."Tapi sampai itu terjadi, saya tidak mengharapkan komitmen serius dan nyata dari Rusia untuk setiap negosiasi nyata yang akan menghasilkan gencatan senjata yang lebih serius."
Halaman Selanjutnya....


Redaktur : Lili Lestari
Penulis : Lili Lestari

Komentar

Komentar
()

Top