Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis

Mahasiswa Universitas Brawijaya Ciptakan Terapi Cegah Sirosis

Foto : istimewa
A   A   A   Pengaturan Font

SURABAYA - Sejumlah mahasiswa Universitas Brawijaya (UB), Malang, berhasil melakukan inovasi untuk terapi pengembangan perlemakan hati non-alkoholik, dengan menggunakan ekstrak Dunaliella sp. Perlemakan hati non-alkoholik atau non alcoholic fatty liver disease (NAFLD) adalah gangguan hati yang menjadi penyebab penyakit sirosis, diabetes melitus tipe-2, dan jantung koroner.

"Hingga saat ini, belum ada cara efektif dalam menghambat pembentukan jaringan parut di hati. Terapi yang diberikan umumnya dengan obat simvastatin, apabila dikonsumsi terus-menerus bisa menyebabkan gangguan otot dan gangguan ginjal," kata ketua tim peneliti, Nabilah Hanifah Mukti, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (27/6).

Nabilah menambahkan, Dunaliella sp merupakan salah satu mikroalga yang dapat ditemukan di laut Indonesia. Dunaliella sp kaya akan berbagai jenis kandungan antioksidan seperti flavonoid, beta-karoten, dan astaxantin yang dapat membantu terapi perlemakan hati non-alkoholik.

"Riset kami menghasilkan ekstrak Dunaliella sp, Duracyver. Diharapkan dapat menjadi obat alternatif dalam ldalam perbaikan profil lemak, dan penurunan agen pencetus peradangan pada hati," pungkasnya.

SB/E-3

Penulis : Selocahyo Basoeki Utomo S

Komentar

Komentar
()

Top