Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kreatif, Pelaku Usaha di Maluku Barat Daya Kembangkan Produk Olahan dari Daun Kelor

📅 Rabu, 20 Mar 2024, 00:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kreatif, Pelaku Usaha di Maluku Barat Daya Kembangkan Produk Olahan dari Daun Kelor Doc: ANTARA/ Ho- Istimewa
Ket. Pelaku usaha Jen Werilla menunjukkan produk olaha berbahan dasar daun kelor dari Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

Ambon - Pelaku usaha di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) Jen Werilla mengembangkan produk olahan berbahan daun kelor atau Moringa oleifera.

Daun kelor yang tumbuh subur di Kabupaten MBD disulap menjadi panganan khas berupa kopi coklat dan jahe merah kelor, produk unggulan yang dirintis sejak 2019, katanya, Senin

Di tangan Jen Werilla tanaman daun kelor di Bumi Kalwedo itu diolah menjadi panganan khas nan unik.

Kopi kelor, coklat kelor dan jahe merah kelor adalah tiga produk unggulan yang dirintis Jen sebagai ASN di Pemkab MBD sejak 2019.

Usaha yang dinamai 'Kelor Majen' terbilang masih baru dan merupakan hasil produk rumahan berskala kecil, yang dimulai dengan mengenalkan pangan lokal serta olahan khas dari MBD.

"Ide menggunakan bahan daun kelor muncul setelah beta (saya) pulang studi banding dari Blora Jawa Tengah pada 2019, dimana ada perusahaan yang punya produk coklat berbahan kelor, tetapi di sana tidak punya banyak tanaman kelor seperti di sini (MBD)," katanya.

Ia menyatakan, setelah kembali dari Blora, tergerak mengolah tanaman kelor di MBD menjadi produk menarik.

Bahan baku daun kelor katanya, diperoleh dari warga di daerah Kaiwatu dan Patti di Pulau Moa, karena tanaman kelor di sana masih banyak dan tumbuh liar, dan bekerjasama dengan beberapa warga sebagai pemetik dan penyuplai.

"Berbekal ole-ole produk coklat dari Jawa Tengah, kemudian dibuat perbandingan, setelah coklat bahan kelor MBD siap saya kemudian membagikan kepada staf di kantor, dan kepada beberapa instansi pemerintahan lain.

Setelah diperoleh level rasa dan komposisi yang pas, dirinya kemudian memantapkan proses pengolahan agar hasilnya awet dan berkualitas.

Jen mengakui masih banyak kekurangan dalam pengolahan, terutama soal kapasitas produksi yang minim. begitu juga dengan jangkauan pemasaran yang masih mendominasi pada lingkup kecil.

Produk kelor Majen saat ini telah memiliki izin PIRT juga keamanan makanan, dan sementara mengurus sertifikat Halal.

"Semua perijinan sudah siap tinggal urus Halal saja di Ambon. Beta tengah berkoordinasi dengan orang dari Kemenag Kanwil Maluku. Beta mau MBD punya oleh-oleh dari hasil bumi sendiri," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

49 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

54 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.