Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Korban Kebakaran Terima Layanan Psikososial

📅 Sabtu, 21 Okt 2023, 05:27 WIB | Oleh:
Korban Kebakaran Terima Layanan Psikososial Doc: ANTARA/HO-BPBD DKI Jakarta
Ket. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memberikan layanan dukungan psikososial kepada kaum ibu dan anak-anak penyintas kebakaran yang mengungsi di tenda pengungsian di Lapangan Posyandu, Kelurahan Rawangun, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat (20/10/2023).

JAKARTA - Para korban kebakaran menerima layanan psikososial terutama untuk para ibu dan anak-anak. Mereka adalah warga Jalan Kayu Jati V, Kelurahan Rawangun, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat.

Kepala Satgas BPBD Jakarta Timur, Sukendar, memberi layanan tersebut bersama Dinas Sosial dan Tagana untuk menghilangkan traumatik. "Kami melakukan layanan psikososial kepada anak-anak dengan menggelar permainan, bernyanyi, menggambar, mewarnai," katanya. Sedangkan kepada orang tua diberi relaksasi.

Sukendar berharap, layanan tersebut dapat membuat pola pikir dan jiwa para penyintas kebakaran lebih tenang dan rileks selama di pengungsian di Lapangan Posyandu. "Kami kerahkan 10 personel untuk kegiatan ini," ujarnya.

Berdasarkan data, jumlah penyintas kebakaran yang mengungsi di tenda sebanyak 100 orang. BPBD juga memberi bantuan logistik kepada para pengungsi berupa sarung (133), selimut (33), terpal (11), matras (25), 12 paket Family Kit dan 10 paket Kidsware.

Tak hanya itu, Dinas Sosial pun memberikan bantuan berupa beras (100 kg) dan mi instan 10 dus. Obat nyamuk bakar diduga memicu kebakaran 20 unit rumah warga di Jalan Kayu Jati V Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (19/10) dini hari. Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Gatot Sulaeman, mengatakan, kebakaran terjadi pukul 00.15 WIB dari salah satu pemilik rumah yang membakar obat nyamuk.

"Salah satu pemilik rumah membakar obat nyamuk, lalu diberi kipas angin agar asap menyebar ke seluruh ruangan," kata Gatot. Tetapi, obat nyamuk tersebut membakar kertas tatakan, sehingga menimbulkan api dan akhirnya membesar tidak terkendali.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.