Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis

Komentari Kunjungan Ketua DPR AS ke Taiwan, Donald Trump: Pelosi Itu Mimpinya Tiongkok

Foto : RT/AP

Donald Trump berbicara saat kampanye reli di Waukesha, Wisconsin, AS, 5 Agustus 2022

A   A   A   Pengaturan Font

JAKARTA - Mantan presiden AS Donald Trump mengutuk Ketua DPR AS Nancy Pelosi karena berkunjung ke Taiwan, menyebut perjalanannya sebagai "mimpi Tiongkok." Trump mengatakan Pelosi memberikan Beijing alasan untuk meningkatkan kekuatannya atas Taiwan.

Dilansir RT, Sabtu (6/8), Trump sebelumnya berpendapat bahwa kunjungan Pelosi yang berdampak pada latihan militer skala besar Tiongkok dan hubungan diplomatik yang makin buruk dengan AS, akan menimbulkan kebencian dan friksi besar.

"Nancy Pelosi Gila, Apa-apaan? Apa yang dia lakukan di Taiwan?" kata Trump saat kampanye reli di Wisconsin, Jumat kemarin. "Dia itu mimpinya Tiongkok. Dia memberi mereka alasan. Mereka telah menantikan alasan itu, dan dia beri. Semua yang dia sentuh berubah menjadi.. anda-tahulah."

Pelosi mengunjungi Taiwan pada Selasa, setelah Beijing berulang kali memberi peringatan bahwa berkunjung ke Taiwan akan mengakibatkan konsekuensi diplomatik dan militer. Meski Taiwan telah memiliki pemerintahan sendiri pada 1949, Tiongkok tetap mengklaim kedaulatannya atas pulau itu dan menganggap kunjungan tingkat tinggi Pelosi sebagai dukungan diam-diam terhadap kemerdekaan Taiwan. Sementara AS secara resmi mengakui klaim Beijing atas Taiwan sejak 1970-an di bawah kebijakan "Satu Tiongkok'.

Setelah kunjungan Pelosi, Tiongkok menggelar latihan militer skala besar dan mengenakan pembatasan perdagangan kepada Taiwan, menjatuhkan sanksi terhadap Pelosi dan keluarganya, serta memutus komunikasi dengan Washington terkait isu-isu penting seperti keamanan maritim, penagakan hukum transnasional, dan perubahan iklim. Saat latihan militer berlangsung, pejabat militer Tiongkok dilaporkan menolak untuk menjawab panggilan telepon dari rekan Amerikanya.
Halaman Selanjutnya....


Redaktur : Lili Lestari
Penulis : -

Komentar

Komentar
()

Top