Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kolonel Rusia Terbunuh dalam Serangan Langsung di Pos Komando di Suriah

📅 Selasa, 30 Mei 2023, 14:42 WIB | Oleh:
Kolonel Rusia Terbunuh dalam Serangan Langsung di Pos Komando di Suriah Doc: Istimewa
Ket. Kolonel Oleg Pechevisty. Rusia telah mempertahankan kehadiran militer di Suriah sejak 2015, tetapi dalam beberapa bulan terakhir mengurangi pasukannya di wilayah tersebut, memindahkan pasukan yang berpengalaman ke Ukraina.

SANKT-PETERBURG - Seorang kolonel Rusia baru-baru ini dilaporkan tewas di Suriah, beberapa bulan setelah dia dikerahkan ke negara Timur Tengah itu untuk melakukan "tugas khusus".

Dilansir oleh Newsweek, kematian Kolonel Oleg Pechevisty, 49 tahun, diumumkan oleh pejabat pemerintah distrik Podporozhsky Rusia di wilayah Leningrad, tempat ia dilahirkan. Podporozhskaya Pravda, saluran lokal di platform media sosial VKontakte Rusia, melaporkan bahwa dia terbunuh setelah serangan langsung oleh "kelompok sabotase" di pos komandonya di Suriah.

Rusia telah mempertahankan kehadiran militer yang cukup besar di Suriah sejak 2015, empat tahun setelah perang saudara pecah di negara itu, tetapi dalam beberapa bulan terakhir Rusia mengurangi pasukannya di wilayah tersebut, memindahkan pasukannya yang berpengalaman untuk berperang melawan Ukraina.

Presiden Suriah, Bashar al-Assad, selama ini mengandalkan militer Rusia, dan pasukan pendukung lainnya, untuk melawan pemberontak dan mempertahankan cengkeramannya pada kekuasaan.

"Pechevisty terbunuh saat melakukan tugas komandonya di Suriah pada malam 25-26 Mei," kata administrasi distrik Podporozhsky, Senin (29/5).

Pernyataan itu mengatakan bahwa sang kolonel, sejak 2020, mengepalai departemen unit pasukan khusus di Sekolah Komando Lintas Udara Tinggi Pengawal Ryazan, yang merupakan lembaga pendidikan militer milik Kementerian Pertahanan Rusia di wilayah Ryazan.

Dia lulus pada 2006 dari Akademi Senjata Gabungan Angkatan Bersenjata Federasi Rusia, sebuah akademi militer di Moskow. Pechevisty juga bertugas di Republik Chechnya Rusia, wilayah Georgia yang memisahkan diri dari Ossetia Selatan, dan Suriah.

"Sejak Desember 2022, dia melakukan tugas khusus di Republik Arab Suriah. Pada malam 25-26 Mei 2023, dia meninggal saat menjalankan tugas komandonya," kata pernyataan itu.

"Oleg Viktorovich mendapat otoritas dan rasa hormat yang layak dari bawahannya. Dia secara bertanggung jawab mendekati pelaksanaan tugas militer. Dia memiliki kualitas moral pribadi yang tinggi," ujarnya.

"Untuk layanan sempurna, dia dianugerahi Order of Courage, the Medal of the Order of Merit for the Fatherland, second degree, the Medal of Courage, the Suvorov Medal, the Order of Military Merit, the Medal of the Order of Merit for the Fatherland."

"Kami menyampaikan belasungkawa kami yang paling tulus kepada keluarga dan teman-teman Pechevisty O.V. Kenangan cerahnya akan selamanya tersimpan di hati kami."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

50 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.