Nasional Mondial Ekonomi Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Foto Video Infografis
Penguatan Daya Saing

Kemenko Marinves Lanjutkan Hilirisasi pada 2024

Foto : ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/YU/am

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan keterangan pers saat kegiatan media briefing di Nusa Dua, Badung, Jumat (22/12/2023)

A   A   A   Pengaturan Font

BADUNG - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marinves) melanjutkan program hilirisasi tambang dan nontambang pada 2024 untuk meningkatkan perekonomian negara. Di Sektor sumber daya alam (SDA) hilirisasi itu untuk mendukung pengembangan kendaraan listrik, sementara nontambang fokus di sektor rumput laut dan kelapa sawit.

"Program hilirisasi untuk mendukung perkembangan litium sebagai baterai maupun mobil listrik," ujarnya Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kemenko Marinves M Firman Hidayat di sela rapat evaluasi dan kinerja 2023, di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (22/12).

Tak hanya litium, kata dia lagi, pemerintah juga mengundang investasi untuk hilirisasi komoditas tambang lain seperti tembaga dan timah. Sedangkan hilirasi nontambang, kata dia, prioritasnya yakni rumput laut dan kelapa sawit.

Firman menambahkan untuk investasi hilirisasi rumput laut untuk luasan 100 hektare diperkirakan mencapai sekitar 2 juta dollar AS yang rencananya di kawasan Lombok Timur, NTB. Dia mengungkapkan hilirisasi itu memberikan dampak berlipat di antaranya dari penyerapan tenaga kerja.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marinves) Luhut Binsar Pandjaitan menginginkan pengembangan hilirisasi rumput laut dapat langsung dilakukan dengan luasan 1.000 hektare. Setelah itu, dia menargetkan dapat diperluas hingga 1,2 juta hektare di sejumlah lokasi di tanah air dalam waktu lima tahun mendatang.
Halaman Selanjutnya....


Redaktur : Muchamad Ismail
Penulis : Antara

Komentar

Komentar
()

Top