Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jerman Hanya Perlu Menang Sekali Lagi

📅 Rabu, 19 Jun 2024, 07:14 WIB | Oleh:
Jerman Hanya Perlu Menang Sekali Lagi Doc: Tobias SCHWARZ / AFP
Ket. Timnas Jerman mengikuti sesi latihan I Gelandang Jerman, Ilkay Gundogan (tengah) dan rekan setimnya mengikuti sesi latihan MD-1 di Herzogenaurach, Bavaria, Selasa (18/6) menjelang pertandingan Grup A, UEFA Euro 2024 melawan Hongaria, Kamis (20/6) dini hari WIB di MHP Arena, Stuttgart. Jerman akan memastikan lolos ke babak sistem gugur Piala Eropa 2024 dengan satu pertandingan tersisa.

STUTTGART - Jerman akan memastikan lolos ke babak sistem gugur Piala Eropa 2024 dengan satu pertandingan tersisa. Tim tuan rumah akan berhadapan dengan Hungaria dalam pertarungan Grup A, Kamis (20/6) dini hari WIB di MHP Arena, Stuttgart.

Tim asuhan Julian Nagelsmann menjadi pemecah rekor saat mengalahkan Skotlandia 5-1 di hari pembukaan. Sedangkan Hungaria dikalahkan 3-1 oleh Swiss. Memulai Piala Eropa sesuai dengan keinginan, Jerman membuat sejarah turnamen dengan mengalahkan tim Skotlandia di Allianz Arena Jumat lalu. Jerman mencatat kemenangan pembuka terbesar yang pernah ada di Piala Eropa.

Itu salah satu dari tujuh rekor spektakuler yang dipecahkan tim asuhan Nagelsmann. Dia harus berterima kasih kepada dua pemain fenomenal berusia 21 tahun, Florian Wirtz dan Jamal Musala yang membuka keunggulan. Kai Havertz kemudian mencetak gol dari titik penalti setelah tekel Ryan Porteous terhadap Ilkay Gundogan.

Namun, gol bunuh diri Antonio Rudiger memperpanjang catatan tanpa clean sheet Jerman di turnamen-turnamen besar yang kini berjumlah 13 pertandingan. Namun, dua gol Niclas Fullkrug dan Emre Can memastikan tuan rumah berpesta di Munich.

Menempati puncak Grup A, mengungguli Swiss dengan selisih gol, Jerman akan memastikan finis dua besar jika menang atas Hungaria, bahkan jika Skotlandia dapat mengejutkan Swiss di laga lain. Catatan head-to-head Skotlandia yang lebih rendah akan membuat tidak mampu berada di atas Die Mannschaft (julukan timnas Jerman).

Era kepelatihan Nagelsmann mungkin dimulai dengan awal yang biasa-biasa saja. Tapi tim tuan rumah Piala Eropa 2024 kini lima pertandingan tak terkalahkan. Empat di antaranya berakhir dengan kemenangan. Dia memiliki semua motivasi dibutuhkan untuk memastikan posisi teratas.

Tiga tahun berlalu sejak Hungaria bermain imbang 2-2 melawan Jerman di babak penyisihan grup Piala Eropa 2020, sebelum berhasil mengambil tiga poin dari Die Mannschaft di UEFA Nations League terbaru. Marco Rossi menjadi pelatih yang membuat tim Hungaria menang 1-0, September 2022.

Adam Szalai adalah pahlawan saat itu dengan satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut. Itu gol terakhirnya untuk tim nasional Hungaria sebelum pensiun. Hungaria terlihat tak berdaya tanpa pemain andalan tersebut saat menghadapi Swiss akhir pekan lalu. Tim asuhan Rossi berada di urutan ketiga dalam Grup A yang cukup untuk mendapatkan tempat di sistem gugur. Ini berdasarkan kinerja dan hanya memimpin Skotlandia dengan selisih gol.

Kekalahan dari Swiss yang kedua dialami Hungaria dalam 17 pertandingan terakhir di semua kompetisi. Meskipun kedua kekalahan tersebut terjadi bulan ini, catatan bagus dalam 12 pertandingan seharusnya memberikan sedikit kenyamanan bagi Hungaria.

Kondisi Tim

Skuad Jerman melakoni laga yang hampir sempurna melawan Skotlandia. Dia tidak ada satu pun pemain asuhan Nagelsmann yang terkena benturan. Gundogan tidak mengalami cedera usai tekel Porteous.

Gundogan diperkirakan menjadi bagian dari starting XI yang tidak berubah untuk tuan rumah. Dia bekerja sama Musiala dan Wirtz, yang kini menjadi pemain Jerman termuda mencetak gol di Piala Eropa.

Karena Robert Andrich dan Jonathan Tah sama-sama mendapat kartu kuning saat melawan Skotlandia, mereka berisiko absen dalam pertandingan grup terakhir melawan Swiss jika kembali mendapat kartu kuning. Di kubu Hungaria, Rossi tidak dapat memainkan Loic Nego atau Callum Styles dalam kekalahan dari Swiss karena masalah kebugaran yang tidak dijelaskan secara spesifik.

Meskipun kondisi keduanya berangsur pulih, mereka diperkirakan tidak akan mendapatkan peran sebagai starter. Pemain Liverpool Dominik Szoboszlai menjadi kapten termuda dalam sejarah Piala Eropa. Tapi dia tampil frustrasi sebelum memberikan assist untuk gol sundulan Varga hari Sabtu lalu. Caps ke-44 kini menanti pemain berusia 23 tahun itu. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.