Jarang Diketahui! Ini Kandungan Nutrisi Terong untuk Kesehatan
📅 Kamis, 25 Mei 2023, 11:14 WIB | Oleh: Rivaldi Dani Rahmadi
Doc: Medical News Today
Selain memiliki rasa yang lezat, terong nyatanya juga memiliki beragam manfaat untuk kesehatan tubuh. Sebab, mengonsumsi terong menjadi pilihan tepat karena merupakan sumber nutrisi yang rendah kalori.
Sayuran yang terkenal dengan warna ungu ini mengandung antosianin, pigmen tumbuhan alami yang ditemukan di beberapa buah dan sayuran yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Terong juga kaya akan serat, terutama serat larut, yang berperan dalam menurunkan kolesterol dan menjaga gula darah dalam tubuh.
Dilansir dari Real Simple, berikut sejumlah kandungan nutrisi terong yang baik untuk tubuh.
1. Tinggi Kandungan Serat Larut
Kebanyakan wanita dewasa yang sehat harus menargetkan 25 gram serat per hari dan 38 gram untuk pria. Terong menjadi pilihan tepat untuk mewujudkannya karena dapat memberi 2,5 gram serat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Asupan serat yang tepat dan teratur dari berbagai sumber nabati (sayuran, buah-buahan, biji-bijian, polong-polongan, kacang-kacangan, dan biji-bijian) bermanfaat untuk mengelola kadar kolesterol yang sehat, kadar gula darah, dan fungsi mikrobioma usus, kata Talia Follador, RDN, LDN, ahli gizi terdaftar dan pemilik Follador Nutrition Services.
"Mengonsumsi 5 hingga 10 gram serat larut per hari dapat membantu menurunkan kolesterol," kata Follador.
Dari serat yang ada dalam terong, sekitar 20 persennya adalah serat larut, yang membantu tubuh Anda membuang kolesterol yang seharusnya diserap kembali dan disimpan dalam tubuh, jelas Mckenzie Caldwell, MPH, RDN, ahli gizi kesuburan dan pranatal di Feed Your Zest Nutrition & Wellness. Ia menambahkan bahwa serat penting untuk melancarkan buang air besar dan mendukung bakteri usus yang sehat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Follador mengatakan, serat larut juga dapat membantu mengontrol kadar gula darah Anda dengan memperlambat pencernaan dan penyerapan karbohidrat. Di dalam perut Anda, serat larut menyerap cairan dan membengkak, sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk berpindah dari perut ke usus.
"Hal ini memperlambat seberapa cepat karbohidrat dicerna dan diserap ke dalam aliran darah, sehingga mencegah kadar gula darah melonjak terlalu cepat. Serat larut juga mengikat beberapa karbohidrat, yang mencegahnya diserap ke dalam aliran darah," kata Follador.
2. Mengandung Polifenol
Terong mengandung dua jenis bahan kimia antioksidan atau yang disebut polifenol yakni antosianin dan asam klorogenat. Baik antosianin maupun asam klorogenat berfungsi sebagai antioksidan dalam tubuh Anda.
"Antioksidan membantu tubuh Anda menyingkirkan hal-hal yang disebut spesies oksigen reaktif, atau ROS, yang merupakan produk limbah dari hal-hal yang merusak yang kita terpapar di lingkungan, baik itu polutan di udara, air atau tanah, sinar UV dari matahari-sebagai manusia secara umum menghasilkan limbah, bahkan olahraga pun menghasilkan beberapa ROS," kata Caldwell.
Ketika kadar ROS dalam tubuh Anda terlalu tinggi, hal ini dapat menyebabkan peradangan yang berlebihan, yang dapat menyebabkan kerusakan sel, melemahkan sistem kekebalan tubuh, dan merusak DNA, kata Follador. Antosianin dan asam klorogenat membantu menjaga tubuh Anda agar tidak memproduksi terlalu banyak ROS, meminimalkan kerusakan sel yang dapat menyebabkan penyakit kronis seperti penyakit jantung, kanker, dan diabetes.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!