logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.


KORAN-JAKARTA.COM > INFOGRAFIS
Ads

21 Apr 2025, 04:04 WIB

Berapa Uang yang Dibutuhkan untuk Hidup Setelah Pensiun agar Tenang?

Bayangkan masa pensiun sebagai fase hidup di mana kita bisa menikmati hasil kerja keras selama puluhan tahun. Tapi, agar bisa pensiun dengan tenang—tanpa khawatir soal kebutuhan sehari-hari—kita perlu perencanaan matang, terutama soal keuangan.

Mari kita ambil asumsi sederhana: kebutuhan hidup bulanan Anda saat pensiun berada di atas Rp10 juta per bulan. Itu berarti dalam setahun, Anda membutuhkan minimal Rp120 juta, belum termasuk biaya kesehatan, liburan, atau kebutuhan tak terduga lainnya.

Jika Anda pensiun di usia 55 dan hidup sampai usia 85, artinya Anda perlu dana untuk hidup selama 30 tahun.

Tanpa menghitung inflasi, Rp120 juta per tahun selama 30 tahun = Rp3,6 miliar. Tapi kenyataannya, inflasi akan terus mendorong biaya hidup naik setiap tahun. Maka, dengan asumsi inflasi rata-rata 4–6% dan mempertimbangkan kebutuhan yang meningkat, dana yang dibutuhkan bisa mencapai Rp6–8 miliar untuk masa pensiun yang tenang.

Bagaimana investasinya jika Anda sudah punya uang sekitar Rp5 miliar?

Itu adalah awal yang sangat baik. Tapi dana tersebut tetap perlu dikelola dengan bijak agar bisa memenuhi kebutuhan sepanjang masa pensiun.

Misalnya, Rp5 miliar bisa ditempatkan dalam portofolio investasi yang konservatif hingga moderat, seperti:

  • Obligasi pemerintah/SBN (yang memberikan imbal hasil stabil 6–7% per tahun)

  • Reksa dana pendapatan tetap

  • Deposito dan tabungan berjangka untuk likuiditas

  • Sebagian kecil bisa dialokasikan ke saham dividen atau reksa dana campuran untuk menjaga pertumbuhan nilai aset.

Dengan imbal hasil rata-rata bersih 6% per tahun, maka Rp5 miliar bisa menghasilkan sekitar Rp300 juta per tahun, atau Rp25 juta per bulan. Ini cukup untuk menutupi kebutuhan bulanan Rp10 juta dengan sisa sebagai buffer atau reinvestasi untuk menjaga daya beli melawan inflasi.

Namun, penting untuk mengatur strategi penarikan (withdrawal strategy) agar dana tersebut tidak cepat habis—misalnya dengan menarik hasil investasi saja, tanpa menggerus pokok, atau menggunakan sistem seperti 4% rule.

Kesimpulannya: Dengan perencanaan dan alokasi investasi yang tepat, dana Rp5 miliar sudah bisa menjadi pondasi yang sangat kuat untuk pensiun yang tenang. Tapi kuncinya tetap satu: kelola dengan bijak, dan pastikan strategi Anda selaras dengan tujuan hidup setelah pensiun.

Berapa Uang yang Dibutuhkan untuk Hidup Setelah Pensiun agar Tenang?

Ket. Berapa Uang yang Dibutuhkan untuk Hidup Setelah Pensiun agar Tenang?