Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Industri Perhotelan Bakal Menggeliat Tahun Depan

2 Rabu, 17 Nov 2021, 08:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Industri Perhotelan Bakal Menggeliat Tahun Depan Industri Perhotelan Bakal Menggeliat Tahun Depan Doc: ISTIMEWA
Ket. EKSPANSI BISNIS | CEO dan Founder Azana Hotels & Resorts, Dicky Sumarsono saat acara Leader Conference 2021 di Gresik, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. Pada 2022, Azana akan merger dengan perusahaan teknologi dan modal ventura untuk memperkuat ekosistem ke depan.

JAKARTA - Industri perhotelan di Tanah Air diproyeksikan kembali menggeliat tahun depan seiring memulihnya perekonomian nasional. Membaiknya penanganan pandemi Covid-19 saat ini dinilai dapat meningkatkan frekuensi aktivitas masyarakat melakukan perjalanan wisata dan bisnis sehingga berdampak sangat postif pada dunia usaha perhotelan.

CEO dan Founder Azana Hotels & Resorts, Dicky Sumarsono melihat sinyalemen percepatan pemulihan industri perhotelan secara nasional sejak September lalu. Indikasi tersebut ditandai dengan peningkatan kunjungan turis domestik, pemesanan tiket pesawat, jadwal kereta api, arus lalu lintas, aktivitas objek wisata, serta okupansi hunian.

"Pasar domestik Indonesia sangatlah kuat, cukup besar untuk membantu recovery industry pariwisata dan perhotelan Indonesia. Optimisme kita harus semakin tinggi bahwa pada 2022 pasar domestik akan pulih, bisnis hotel akan kembali menggeliat pada 2022," ujar Dicky di sela-sela acara Leader Conference 2021 bertema Reap The Race For Today's Biggest Challenge & Opportunity di Gresik, Jawa Timur, beberapa waktu lalu, seperti disampaikan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (16/11).

Dia memperingatkan keunggulan kompetitif yang dimiliki hotel semakin tahun kian pendek masa gunanya. Dia menyadari lanskap bisnis hotel saat ini bergerak sanagat cepat dan diwarnai dengan kondisi volatile (cepat berubah), uncertain (ketidakpastian), complexity (kompleks), dan ambiguity (ambigu). Menurutnya, kondisi tersebut perlu ditandingi dengan vision (visi), understanding (pemahaman), clarity (kejelasan), dan agility (lincah).

Dia menilai pelaku hotel yang mampu memenangi kompetisi adalah mereka yang paling mengerti konsumen atau pelanggan.

Terkait itu, Dicky mengungkapkan Azana selalu mengeksplorasi berbagai peluang, berinovasi, bereksperimen setiap bulan. "Lalu, mengambil langkah baru super cepat dan berfokus meraih keunggulan kompetitif," paparnya.

Perkuat Ekosistem

Saat ini, Azana mengelola 61 hotel di seluruh Indonesia, dengan brand Votel, Front One, Azana Style, The Azana Hotel, Azana Essence, dan beberapa white label brand seperti The Cube Hotel, De Laxston Hotel, Braling Grand Hotel, Façade Hotel, Grand Amira Hotel, dan Urban Style Hotel. Sejak Agustus-November 2021, rerata tingkat okupansi di atas 70 persen.

Tahun depan, lanjutnya, Azana akan menambah sekitar 18 hotel yang dikelolanya sehingga total menjadi 79 hotel. Bahkan, pihaknya sedang mempersiapkan merger dengan beberapa perusahaan teknologi dan modal ventura untuk memperkuat ekosistem Azana Hotel di masa mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Luar Negeri
Bentrokan Kembali Pecah Saa...
Luar Negeri
Menlu AS dan Russia Bahas R...
MILITER

KCNA: Korut Uji Hulu Ledak Bom Tandan

52 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
KCNA: Korut Uji Hulu Ledak ...
Luar Negeri
Bolivia Umumkan Status Daru...
Luar Negeri
Tailan Tutup Perbatasannya ...

Workshop Capital Market Journalist

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Workshop Capital Market Jou...
Advertisement
Kerusuhan Migran Menjalar ke Swiss, Citra sebagai Negara Paling Stabil di Eropa Terancam

Kerusuhan Migran Menjalar ke Swiss, Citra sebagai Negara Paling Stabil di Eropa Terancam

01 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.