Nasional Mondial Ekonomi Daerah Megapolitan Olahraga Rona The Alun-Alun Kupas Splash Wisata Perspektif Wawancara Edisi Weekend Foto Video Infografis

Gila, Pencuri Ternak Ini Sukses Beraksi di 84 Lokasi

Foto : Istimewa

Konferensi pers penangkapan pencuri ternak di Gunungkidul.

A   A   A   Pengaturan Font

GUNUNGKIDUL - Polres Gunungkidul berhasil meringkus 4 orang kawanan pencuri hewan ternak yang beraksi di wilayah Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Dalam konferensi pers yang disampaikan Kapolres Gunungkidul, AKBP Adhitya Galayuda Ferdiansyah, para pelaku ditangkap berdasarkan adanya laporan masyarakat terkait aksi pencurian ternak di wilayah hukum Polres Gunungkidul, dan berdasarkan laporan tersebut, petugas kemudian melakukan penyelidikan. "Pengakuan para pelaku, mereka sudah beraksi di 82 TKP," jelas Kapolres, Kamis (09/09).

Adapun 4 tersangka yang diamankan yakni SGY (34) warga Karangmojo, AZ (40) warga Lendah, Kulonprogo, AW (28) warga Ponjong dan TW (59) warga Prambanan. Mereka berhasil diamankan oleh petugas di sejumlah lokasi berbeda.

Pencurian terakhir yang dilakukan kelompok tersebut terjadi di 6 tempat yang berbeda yakni di Semanu, Karangmojo, Wonosari, Playen, Ponjong, dan Paliyan. Polisi mulai mendeteksi pelaku dengan olah TKP dan saksi-saksi di 6 TKP tersebut.

"Akhirnya tanggal 26 Agustus 2021kami mendapatkan informasi keberadaan para pelaku yang tersebar di beberapa lokasi," kata Kapolres. Petugas terpaksa menembak kaki kanan ketiga pelaku karena melawan saat akan ditangkap. Total ada 84 kambing yang berhasil diambil selama lima bulan beraksi," kata Aditya.

Aditya mengatakan, TW berperan sebagai penadah hasil curian dari AZ dan AW. "Kambing ternak curiannya mereka jual hidup di pasar Gunungkidul dan di Prambanan. Uangnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," kata dia.

SGY, salah seorang pelaku mengaku menjual satu ekor kambing betina seharga 500.000 rupiah sampai 800.000 rupiah. Sementara untuk kambing jantan dijual 1.000.000 rupiah sampai 1.500.000 rupiah. Uangnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.


Redaktur : Marcellus Widiarto
Penulis : Eko S

Komentar

Komentar
()

Top